Apa perbedaan autokrin, parakrin, dan endokrin?


Istilah ini sering sekali muncul baik di pelajaran Biokimia atau Farmakologi Molekuler. Beberapa mahasiswa masih bingung, oleh karena itu saya bahas secara ringkas sebagai berikut.

Sel berkomunikasi dengan sel lainnya melalui molekul messenger ekstrasel. Molekul ini bisa berkeliling (travel) dalam jarak dekat ataupun jarak jauh dari sel yang menghasilkannya. Bahkan, ada molekul yang bisa mengalir ke seluruh tubuh, artinya dalam jarak yang sangat jauh dari sumber.

Autokrin, berarti sel penghasil molekul messenger juga memiliki reseptor untuk molekul messenger tersebut dan merespon untuk sel itu sendiri, yang konsekuensinya bisa mengaktivasi atau menghambat sel tersebut.

Parakrin, berarti molekul messenger berkeliling dalam jarak yang dekat melalui ruang ekstraseluler menuju sel lain yang tak jauh dari sel penghasil molekul messenger tersebut. Mengapa jaraknya cuma dekat? Bisa karena molekul tidak stabil, terdegradasi oleh enzim, atau terikat pada matriks ekstraseluler (ECM).

Endokrin, berarti molekul messenger bisa bejalan jauh dan molekul ini bepergian melalui pembuluh darah. Molekul endokrin ini sering kali disebut dengan hormon.

Nah, sudah jelas kan ya bedanya. Biar lebih mantap, ini dia gambar ilustrasinya biar makin nancep ke otak, dan siap jawab kalau ditanyakan di soal ujian.

Screen Shot 2018-08-07 at 13.04.19
Pensinyalan autokrin, parakrin, dan endokrin

Referensi

Karp, chapter 15 Cell signaling and signal transduction: communications between cells

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s