Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan


Leave a comment

Manfaat kerokan bagi tubuh

“Kerokan” sangat populer di masyarakat Indonesia. Saya mengenal kerokan mungkin sejak masih kecil, kalo orang dewasa kerokan pakai uang logam (terutama uang zaman dulu yang enteng dan besar), kalo anak kecil biasanya pakai bawang merah. Intinya, kerokan menggerak-gerakkan benda tumpul pada kulit punggung berulang-ulang, sampai kulit memerah, dengan bantuan minyak, balsem, atau lotion handbodi (di kampung saya malah ada yang pakai minyak tanah !!). Continue reading

Advertisements


3 Comments

Mengenal Lebih Dekat: Platelet-activating factor (PAF)

PAF, pertama kali denger pas Kuliah Protein Farmasetik bersama Prof Sudjadi semester 7. Siang-siang mata kuliah 1 sks persis sebelum jumatan. Nah, kali ini akan di bahas apa itu PAF dan apa perannya bagi tubuh. Sumber utama tulisan ini dari Farmakologi karya duet maut Goodman and Gilman (GG) edisi 11, ditambah update gambar dan catatan penting terkini. Selamat menikmati. Continue reading


Leave a comment

Setelah Meneguk Pomegranat Malam Ini

Memasuki malam selepas Maghrib, di hari “kejepit” nasional ini membuat saya betah-betahan aja di Purwokerto (tidak ke Jogja maksudnya). Keluar cari makan bareng temen di depan SMA 2. Satu porsi daging di makan berdua, wah udah kayak sodara kandung aja kita. Lanjut sholat di masjid yang kata saya enak bgt. Bersih, luas, rapi, dan bikin sholat jadi khusyuk. Suasana sekitar juga masih asri, taman di tata bagus, lantai kinclong, air dingin menyegarkan, dan tidak ada sampah. Mana lagi kalo bukan Masjid Unwiku di daerah dekat RM Tantene, Purwokerto Barat.

Pulang, mampir ke Alfamart di daerah Bancarkembar beli minuman Pome. Masih inget kan iklannya yang dibintangi Titi Kamal itu? Saya pilih Pome yang original, karena sekarang ada beberapa pilihan Pome yang lain misal rasa jambu atau campuran pomegranat dan anggur (di tulis dengan brand Pomerama).

Pome, ga usah pake ditanya ke perusahaannya segala, pasti diturunkan dari nama Pomegranate. Pomegranat di Indonesia tak lain adalah nama buah yang sudah sangat terkenal di negeri ini, Delima. Emang, saya akui buah ini lagi naik daun, baik dari penelitiannya yang publish di jurnal-jurnal atau produk-produknya dalam minuman atau suplemen.

Suplemen baik yang diimpor oleh perusahaan lokal misal Kimia Farma atau lewat jalur MLM, banyak banget beredar. Produk  berbahan dasar pomegranat pun beragam, mulai dari klaim khasiat obat sampai krim kecantikan. Klaim khasiat pun beragam dari antioksidan, mengatasi gangguan perut, gangguan jantung, perawatan gigi, rematik, kurang darah, diabetes sampai antikanker. Hmm.. memang ada apa sih kandungan di buah berwarna merah alias delima ini?

Tentang pomegranat dan penelitian-penelitiannya

Delima (Punica granatum) berasal dari Timur Tengah, tersebar di daerah subtropik sampai tropik, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 m dpl. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Delima sering ditanam di kebun-kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan (Wikipedia.org). Tentang deskripsi tanaman, klasifikasi ilmiah, jenis delima, penggunaan tradisional, dll silahkan baca di Wikipedia saja ya. Kali ini akan lebih saya kupas penelitian-penelitian yang sudah dilakukan.

Kandungan utama pada buah delima adalah senyawa polifenol. Menurut penelitian Qu dkk (2011) yang paling banyak adalah punicalagins A dan B, asam galat dan ellagic acid. Pengujian hari sama atau hari beda, rentang kadar metabolit tersebut adalah 1,9% sampai 6.6% dan 5.3% sampai 11.4%. Punicalagin dilaporkan memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-genotoksik yang mengagumkan. Sedangkan asam gallat dilaporkan memiliki sifat antiproliferatif, antisitotoksik, antijamur, dan antibakteri. Asam ellagic memiliki aktivitas antioksidan, antikanker, dan antiatherosklerosis.

Pomegranat diketahu mengandung estrogen (estradiol, estrone, dan estriol) dan menunjukkan aktivitas estrogenik pada tikus. Mori-Okamoto (2004) melaporkan ekstrak pomegranat menghambat turnover tulang dirangsang ovariektomi. Dengan demikian dapat dibayangkan khasiat buah delima pada kehilangan tulang pada sindrom menopause wanita.

Pilihan metode ekstraksi

Qu pada penelitiannya lebih fokus pada pengembangan metode HPLC untuk menentukan senyawa-senyawa di atas. Point penting yang didapat adalah lama waktu ekstraksi berpengaruh pada kadar metabolit yang didapat.

Ketika proses ekstraksi singkat (kurang dari 20 menit) maka yang banyak terekstrak adalah asam galat dan ellagic acid, sedangkan jika proses lama (lebih dari 60 menit)maka yang banyak adalah punicalagin A dan B.

asam galat

Hal ini memberikan informasi penting, kita mau menyasar yang mana nih? Misal kita lebih inginkan asam organiknya, maka pilih ekstraksi yang lebih singkat. Mengapa waktu lebih lama menghasilkan senyawa punicalagin lebih banyak? Simpel jawabannya karena dia adalah produk kondensasi (penggabungan) dari asam organik sederhana. Semakin lama semakin banyak asam organik yang berkondensasi.

Dan apa yang terjadi setelah meneguk pomegranat malam ini? Badan saya jadi seger, enak banget coz dingin baru dikeluarin dari kulkas soalnya. Sambil jalan pulang, nulis tentang pomegranat ah …

Referensi

  • Dey D, Debnath S, Hazra S, Ghosh S, Ray R, Hazra B. 2012. Pomegranate pericarp extract enhances the antibacterial activity of ciprofloxacin against extended-spectrum β-lactamase (ESBL) and metallo-β-lactamase (MBL) producing Gram-negative bacilli. Food Chem Toxicol. 50(12):4302-9.
  • Qu, W., Breksa III, AP., Pan, Z., Ma, H., 2012. Quantitative determination of major polyphenol constituents in pomegranate products, Food Chemistry .1585–91.
  • Mori-Okamoto J, Otawara-Hamamoto Y, Yamato H, Yoshimura H. 2004. Pomegranate extract improves a depressive state and bone properties in menopausal syndrome model ovariectomized mice. J Ethnopharmacol. 92(1):93-101.
  • Faria A, Calhau C. 2011. The bioactivity of pomegranate: impact on health and disease. Crit Rev Food Sci Nutr. 51(7):626-34.
  • Jadeja RN, Thounaojam MC, Patel DK, Devkar RV, Ramachandran AV. 2010. Pomegranate (Punica granatum L.) juice supplementation attenuates isoproterenol-induced cardiac necrosis in rats. Cardiovasc Toxicol. 10(3):174-80.
  • Medline
  • S. Madrigal-Carballob, G. Rodriguezb, C.G. Kruegera, M. Dreherc, J.D. Reeda, 2009. Pomegranate (Punica granatum) supplements: Authenticity, antioxidant and polyphenol composition, Journal of Functional Foods, 324–329
  • Jeune MA, Kumi-Diaka J, Brown J. 2005. Anticancer activities of pomegranate extracts and genistein in human breast cancer cells. J Med Food. 8(4):469-75.
  • Gil MI, Tomás-Barberán FA, Hess-Pierce B, Holcroft DM, Kader AA. 2000. Antioxidant activity of pomegranate juice and its relationship with phenolic composition and processing. J Agric Food Chem. 48(10):4581-9.
  • Aviram M, Dornfeld L. 2001. Pomegranate juice consumption inhibits serum angiotensin converting enzyme activity and reduces systolic blood pressure. Atherosclerosis. 158(1):195-8.
  • pubacs 1pubacs 2


Leave a comment

Tes laboratorium klinik

Saat ini menjamur lab-lab klinik berdiri di Yogyakarta, (dan banyak juga dengan bangunan yang super duper wah bak bangunan Eropa). Gedung yang besar, tiang-tiang segede gajah, lampu yang terang-benderang serasa masuk istana, hahaha. Namun esensinya di sana adalah tempat pengujian yang membantu dalam menegakkan diagnosis status penyakit. Ada berbagai macam parameter tes yang bisa dilakukan, misal uji elektrolit (paling simpel), kolestrol, HbA1c, dll. Berikut akan diberikan contoh parameter-parameter lain berdasarkan kategorinya. Continue reading


2 Comments

Gandarusa (Justicia gendarussa)

Penelitian mengenai penggunaan ekstrak daun gandarusa (Justicia gendarussa Burm.f.)  untuk kontrasepsi pria telah dilakukan. Peneliti dari UNAIR sudah meneliti pengaruh fraksi polifenol dalam gandarusa terhadap penurunan aktivitas Hialuronidase pada spermatozoa mencit. Penurunan aktivitas Hialuronidase itu membuat sperma tidak bisa menembus sel telur. Continue reading


2 Comments

Kebenaran Bahan pada Obat Herbal

Kebenaran bahan sangat penting dalam obat herbal. Karena beda bahan maka beda juga kandungan kimia berkhasiat. Walau masih dalam satu genus, kadang kandungan kimia berbeda dan efek yang dihasilkan juga berbeda, misal pada lempuyang. Beberapa tanaman juga berbeda dalam hal persentase kandungannya, misal kandungan curcuminoid pada temu lawak dan kunyit. Berikut penjelasannya. Continue reading