Category: CAMPUS

“Terketat” ternyata berbeda dengan “tertinggi”

Ini maksudnya untuk kasus ujian masuk PTN di tahun 2019 ini.

PTN atau prodi terketat persaingannya, tidak berarti itu terbaik, itu hanya berarti jumlah peminatnya luar biasa besar dibanding kursi yang tersedia. Dan ini tidak mengindikasikan kualitas apapun.

Sedangkan tertinggi rerata nilai masuknya, nah ini bisa mengindikasikan input yang bagus.

Berikut PTN dengan nilai rerata tertinggi untuk SBMPTN 2019:

SAINTEK

  1. Institut Teknologi Bandung : 689,75
  2. Universitas Indonesia : 679,96
  3. Universitas Gadjah Mada : 659,06
  4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember : 653,13
  5. Universitas Padjadjaran : 634,06
  6. Universitas Diponegoro : 633,25
  7. Universitas Airlangga : 632,05
  8. Institut Pertanian Bogor : 627,98
  9. Universitas Sebelas Maret : 626,90
  10. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta : 621,61

Data 2018 pun tak jauh beda ternyata

2018

Berikut prodi dengan rerata nilai tertinggi (Nilai lengkap di sini)

  1. Pendidikan Dokter UI, Nilai UTBK diterima minimal: 724,38
    Nilai UTBK diterima maksimal: 798,55, Rata-rata: 747,93
  2. Kedokteran UNAIR, Nilai UTBK diterima minimal: 702,54Nilai UTBK diterima tertinggi: 808,01, Rata-rata: 726,94
  3. Kedokteran UNPAD, Nilai UTBK diterima minimal: 694,17, Nilai UTBK diterima tertinggi: 780,52. Rata-rata: 717,94
  4. Kedokteran UGM
  5. Ilmu Komputer UI
  6. Kedokteran UNDIP
  7. Sekolah teknik elektro dan informatika ITB
  8. Kedokteran UB
  9. Aktuaria UI
  10. Fakultas Teknologi Industri ITB
  11. Kedokteran UNS
  12. Fakultas Teknik mesin dan dirgantara ITB
  13. Kedokteran UNSOED
  14. Kedokteran UNEJ
  15. Kedokteran UNUD
  16. Statistika UGM
  17. Aktuaria UGM
  18. Fakultas Teknik sipil dan lingkungan ITB
  19. Sekolah aristektur, perencanaan, dan pengembangan ITB
  20. Informatika ITS
  21. Arsitektur Interior UI
  22. Teknologi Informasi UGM
  23. Teknik Kimia UGM
  24. Teknik metalurgi dan material UI

Kesimpulan dari daftar di atas:

  • Prodi Kedokteran sangat mendominasi (ada 10)
  • PTN pemain tetaplah top3: UI (5), ITB (5), UGM (5)

Dan berikutnya,

10 Prodi Saintek dengan Peminat Terbanyak

Screen Shot 2019-09-04 at 7.32.56

10 PTN Saintek dengan Keketatan Tertinggi

  1. Universitas Negeri Semarang: Jumlah diterima 948, jumlah peminat 15.992, keketatan 1:17
  2. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati: Jumlah diterima 241, peminat 4.019, keketatan 1:17
  3. UPN Veteran Jakarta: Jumlah diterima 573, jumlah peminat 9.490, keketatan 1:17
  4. Universitas Jenderal Soedirman: Jumlah diterima 1.188, jumlah peminat 19.131, keketatan 1:16
  5. Universitas Tidar: Jumlah diterima 469, peminat 7.230, keketatan 1:15
  6. Universitas Negeri Yogyakarta: Jumlah diterima 804, peminat 12.228, keketatan 1:15
  7. UPN Veteran Yogyakarta: Jumlah diterima 984, jumlah peminat 14.802, keketatan 1:15
  8. Universitas Islam Negeri Jakarta: Jumlah diterima 622, jumlah peminat 9.291, ketetatan 1:15
  9. Universitas Sebelas Maret: Jumlah diterima 1.630, jumlah peminat 24.293, ketetatan 1:15
  10. Universitas Siliwangi: Jumlah diterima 594, jumlah peminat 8.594, ketetatan 1:14

___

Dan sekarang masuk ke jenis tes berbeda yaitu SNMPTN

10 prodi saintek terketat dalam SNMPTN 2019

  1. Prodi Teknik Informatika Universitas Padjajaran: 1,39 persen
  2. Prodi Teknik Informatika Universitas Hasanuddin: 1,71 persen
  3. Prodi Farmasi Unversitas Jenderal Soedirman: 1,77 persen
  4. Prodi Pendidikan Kedokteran Gigi Universitas Jenderal Soerdirman: 1,80 persen
  5. Prodi Farmasi Universitas Padjajaran: 1,80 persen
  6. Prodi Farmasi Universitas Syah Kuala: 1,81 persen
  7. Prodi Kedokteran Gigi Universitas Diponegoro: 1,82 persen
  8. Prodi Psikologi Universitas Padjajaran: 1,83 persen
  9. Prodi Ilmu Gizi Universitas Jenderal Soedirman: 1,86 persen
  10. Prodi Keperawatan UPN Veteran Jakarta: 1,99 persen

Jadi, terketat bukan berarti terbaik.

 

Rangking Perguruan Tinggi Berdasarkan Publikasi Ilmiah di Scopus Tahun 2019

Data diambil 1 Februari 2019, rangking Perguruan Tinggi berdasarkan publikasi ilmiah di Scopus sebagai berikut:

  1. Universitas Indonesia
  2. Institut Teknologi Bandung
  3. Gadjah Mada University
  4. Bogor Agricultural University
  5. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  6. Universitas Diponegoro
  7. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
  8. Brawijaya University
  9. Universitas Padjadjaran
  10. Universitas Sebelas Maret
  11. Universitas Sumatera Utara
  12. Universitas Airlangga
  13. Hasanuddin University
  14. Bina Nusantara University
  15. Universitas Andalas
  16. Universitas Syiah Kuala
  17. Universitas Pendidikan Indonesia
  18. Telkom University
  19. University of Indonesia, RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo
  20. Center for International Forestry Research
  21. Universitas Udayana
  22. Universitas Islam Indonesia
  23. Universitas Sriwijaya
  24. Universitas Negeri Malang
  25. Universitas Lampung
  26. Badan Tenaga Nuklir Nasional Indonesia
  27. Universitas Riau
  28. Universitas Negeri Semarang
  29. Universitas Negeri Surabaya
  30. Universitas Jember
  31. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
  32. Universitas Jenderal Soedirman
  33. Universitas Negeri Yogyakarta
  34. Ministry of Health, Republic of Indonesia
  35. Universitas Negeri Makassar
  36. Sam Ratulangi University
  37. Universitas Ahmad Dahlan
  38. U.S. Naval Medical Research Unit No. 2, Jakarta
  39. Universitas Mulawarman
  40. Universitas Kristen Petra
  41. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  42. Universitas Halu Oleo
  43. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
  44. Universitas Negeri Jakarta
  45. Universitas Katolik Parahyangan
  46. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI
  47. Fauna and Flora International
  48. Universitas Tadulako
  49. Eijkman Institute for Molecular Biology
  50. Hellen Keller International

Untuk yang berminat analisis detil, bisa hubungi saya lebih lanjut.

 

Ebook gratis dan legal

Last update: June 29, 2018

Dikumpulkan secara telaten dari berbagai sumber: (akan terus diupdate)

 

Link bagus gratis:

Buku tidak gratis:

Buku bagus rekomendasi untuk mahasiswa farmasi/kedokteran (silahkan beli di Amazon)

  • Goldman-Cecil Medicine, Twenty-Fifth Edition (2018)
  • Brody’s Human Pharmacology FIFTH EDITION (2010)
  • Comprehensive Dermatologic Drug Therapy Third Edition (2013)
  • Clinical Immunology: Principles and Practice, Fifth Edition (2019)
  • Smith and Aitkenhead’s Textbook of Anaesthesia, Sixth Edition (2013)
  • Reference Module in Biomedical Sciences (2007)
  • Rang & Dale’s Pharmacology, Eighth Edition (2016)
  • Molecular Basis of Cancer, The 4th edition
Apoteker tertinggal jauh oleh perawat dalam hal menulis buku

Apoteker tertinggal jauh oleh perawat dalam hal menulis buku

Last update: May 31, 2018

Jika melihat profesi lain dalam tulis menulis, profesi perawatlah yang paling produktif (menurut saya). Alasannya, saat saya masuk toko Gramedia, di lemari kesehatan, banyak sekali buku keperawatan yang ditulis oleh perawat. Kemudian disusul non-tenaga kesehatan tapi nulis buku kesehatan, baru deh apoteker. Continue reading “Apoteker tertinggal jauh oleh perawat dalam hal menulis buku”

Farmasi onkologi: Peran apoteker dalam perawatan pasien kanker

Farmasi onkologi: Peran apoteker dalam perawatan pasien kanker

Last update: May 30, 2018

Hal-hal berikut dimana apoteker bisa berperan dalam perawatan pasien kanker:

  1. aspek farmakologi dan farmakokinetika antineoplastik dalam mencegah dan menangani toksisitas obat, termasuk dosis
  2. terapi suportif: antiemetik, analgesik, antiinfeksi, nutrisi, dll
  3. penanganan sitotoksik (ref, catatan kuliah dari dosen)

Continue reading “Farmasi onkologi: Peran apoteker dalam perawatan pasien kanker”