Ikatan epinefrin pada reseptor beta-adrenergik


Pekan depan musim ujian defence, jadwal sudah diluncurkan, genderang perang pun mulai didengungkan. Teman-teman lab sudah mulai latihan presentrasi, belajar sana-sini, juga sibuk tanya sana-sini. Termasuk satu pertanyaan ini, gimana sih ikatan epinefrin pada GPCR?

Secara leb ane topik besarnya GPCR, pertanyaan yang mungkin agak remeh temeh kayak gini pun bisa jadi boomerang kalo ga dipelajari. Epinefrin, suatu katekolamin endogen ini, berikatan pada reseptor beta adrenergik, yang merupakan suatu GPCR. Ada teman sewaktu adviser hearing juga ditanya, sebutkan contoh ligan yang bisa mengaktivasi Protein kinase A yang awal mulanya nempel di GPCR. Hayooo…

Paling mudah contohnya ya epinefrin, bisa contoh lain glukoagon dan hormin ACTH. Mereka setelah berikatan dengan reseptornya, mengaktifkan Galpha s dan mengaktifkan enzim adenilat siklase untuk menghasilkan cAMP, dan selanjutnya cAMP mengaktifkan PKA. Ini sudah dibahas panjang lebar di postingan ini:

Sekarang, bagaiamanakah ikatan epinefrin pada reseptornya, alias reseptor beta-adrenergik, yang merupakan GPCR itu? Teman saya belajar ini, jaga-jaga kalo ada pertanyaan macam ini Selasa besok.

(gambarnya sedang tidak bisa diakses, sorry)

bersambung

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s