Penyakit glioblastoma, kanker otak parah


glioblastoma-multiformeGlioblastoma, denger pertama kali penyakit ini ya di NAIST ini. Kala itu teman lab presentasi artikel jurnal tentang resistensi obat pada glioblastoma, yang tentu fokus papernya pengen tahu gimana mekanisme molekulernya.

Dari asal kata, coba hubungkan glioblastoma dengan kata glial, ya, glial ada sel makrofag resident yang ada di otak. Fungsinya sebagai penyokong dari sel-sel saraf (neuron). Nah pada penyakit ini, justru glioma mengalami masalah dan memberikan penyakit yang cepat mematikan ini.

Berikut pengantar tentang glioblastoma, dan rangkuman paper berjudul “Advances in Glioblastoma Multiforme Treatment: New Models for Nanoparticle Therapy“, yang saya dapatkan dari f1000 prime.

Glioblastoma atau sering juga disebut glioblastoma multiforme (GBM, WHO grade IV), adalah kanker paling agresif yang dimulai di dalam otak (1-3). Awalnya, tanda dan gejala glioblastoma tidak spesifik, misalnya sakit kepala, perubahan kepribadian, mual, dan gejala yang mirip dengan stroke. Kanker ini memburuk dengan cepat, dan bisa berlanjut ke ketidaksadaran.

Glioblastoma bereaksi buruk terhadap terapi standar perawatan yang meliputi operasi, iradiasi, dan pemberian obat temozolomide (TMZ). Terapi standar tersebut pada dasarnya tidak berubah selama beberapa dekade dengan tingkat ketahanan hidup lima tahun lebih rendah dari 5%.

Terapi yang efektif untuk GBM sulit karena adanya sawar darah otak (BBB), heterogenitas molekul glioma, dan resistensi yang cepat terhadap agen terapi tertarget tunggal (4). Baru-baru ini, salah satu pendekatan terapeutik yang muncul adalah pengiriman obat berbasis teknologi nano.

Dalam artikel ulasan ini, para ahli dalam rekayasa bioteknologi dan biomaterial memberikan ringkasan mendalam yang difokuskan pada terapi GBM yang mencakup:

  • diagram pemberian sinyal jaringan berdasarkan sinyal korteks serebral normal yang terintegrasi dengan jaringan pensinyalan GBM
  • model matematika yang membedakan pensinyalan sel GBM dan memprediksi pengiriman obat ke jaringan otak menggunakan nanopartikel.

Penulis juga mengumpulkan informasi yang relevan tentang nanomedicine, model komputasi dan bagaimana mengoptimalkan nanomedicine untuk meningkatkan tingkat transportasi obat di seluruh BBB. Pentingnya pendekatan nanomedicine telah ditekankan baru-baru ini oleh peningkatan kemanjuran nanopartikel yang ditargetkan yang terdiri dari TMZ dan inhibitor bromodomain (JQ1) dalam model GBM (5).

Dalam artikel review saat ini, penulis juga membahas pilihan untuk kuantifikasi pengiriman obat ke jaringan otak dengan menggunakan nanopartikel yang dikemas. Dalam ulasan ini, angka-angka, tabel, dan pemodelan matematika (kebanyakan dalam suplemen ulasan) secara komprehensif mencakup data yang relevan pada GBM dan prospek yang muncul dari terapi nanopartikel.

References

1. Recent advances in the molecular understanding of glioblastoma.

Bleeker FE, Molenaar RJ, Leenstra S. J Neurooncol. 2012 May; 108(1):11-27

2. Radiation and concomitant chemotherapy for patients with glioblastoma multiforme.

Villà S, Balañà C, Comas S. Chin J Cancer. 2014 Jan; 33(1):25-31

3. Maintenance Therapy With Tumor-Treating Fields Plus Temozolomide vs Temozolomide Alone for Glioblastoma: A Randomized Clinical Trial.

Stupp R, Taillibert S, Kanner AA, Kesari S, Steinberg DM, Toms SA, Taylor LP, Lieberman F, Silvani A, Fink KL, Barnett GH, Zhu JJ, Henson JW, Engelhard HH, Chen TC, Tran DD, Sroubek J, Tran ND, Hottinger AF, Landolfi J, Desai R, Caroli M, Kew Y, Honnorat J, Idbaih A, Kirson ED, Weinberg U, Palti Y, Hegi ME, Ram Z. JAMA. 2015 Dec 15; 314(23):2535-43

4. Intratumoral heterogeneity of receptor tyrosine kinases EGFR and PDGFRA amplification in glioblastoma defines subpopulations with distinct growth factor response.

Szerlip NJ, Pedraza A, Chakravarty D, Azim M, McGuire J, Fang Y, Ozawa T, Holland EC, Huse JT, Jhanwar S, Leversha MA, Mikkelsen T, Brennan CW. Proc Natl Acad Sci USA. 2012 Feb 21; 109(8):3041-6

5. Enhanced efficacy of combined temozolomide and bromodomain inhibitor therapy for gliomas using targeted nanoparticles.

Lam FC, Morton SW, Wyckoff J, Vu Han TL, Hwang MK, Maffa A, Balkanska-Sinclair E, Yaffe MB, Floyd SR, Hammond PT. Nat Commun. 2018 May 18; 9(1):1991

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s