Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Manfaat kerokan bagi tubuh

Leave a comment


x20019251302014112403330323kerokan_2-jpg-pagespeed-ic-a8dkzx4jy6

“Kerokan” sangat populer di masyarakat Indonesia. Saya mengenal kerokan mungkin sejak masih kecil, kalo orang dewasa kerokan pakai uang logam (terutama uang zaman dulu yang enteng dan besar), kalo anak kecil biasanya pakai bawang merah. Intinya, kerokan menggerak-gerakkan benda tumpul pada kulit punggung berulang-ulang, sampai kulit memerah, dengan bantuan minyak, balsem, atau lotion handbodi (di kampung saya malah ada yang pakai minyak tanah !!).

Apakah kerokan aman? Sudah tidak diragukan lagi, metode ini aman. Walau Amerika menuduh metode ini adalah tindakan “abuse” dan bisa mengiritasi, tapi ternyata peryataan ini tidak terbukti. Seorang dokter dari UNS meneliti jaringan biopsi kulit sesudah kerokan menunjukkan tidak adanya kerusakan kulit, yang terjadi hanyalah reaksi inflamasi atau radang (Tamtomo, 2008). Kita ketahui bahwa inflamasi adalah salah satu mekanisme penyembuhan tubuh.

Tamtomo (2008) juga melaporkan hubungan kerokan dengan aktivitas protein komplemen. Komplemen adalah mediator kimia yang berperan penting pada reaksi inflamasi. Simpulan yang didapat adalah pada pengobatan kerokan (jejas mekanis) tidak terdapat kenaikan kadar C1q yang merupakan pencetus jalur klasik komplemen maupun C3 yang merupakan pencetus jalur alternatif komplemen.

Kerokan juga bisa bermanfaat pada penanggulangan nyeri otot (mialgia). Kerokan bisa meningkatkan kadar IL-1 β (walaupun tidak bermakna), menunjukkan suatu reaksi radang lokal, kadar C1q dan C3 tidak menunjukkan kenaikan yang bermakna menunjukkan kemungkinan ada jalur lain selain jalur klasik atau jalur alternatif. Kenaikan kadar β-endorfin yang bermakna menyebabkan pengurangan mialgia, rasa nyaman, segar, dan eforia. Kadar PGE2 yang menurun menyebabkan mialgia berkurang.

Referensi

Tamtomo, DG, Gambaran Histologi Kulit Pada Pengobatan Tradisional Kerokan. 2008. Cermin Dunia Kedokteran. 35(1): 28-31.

Tamtomo, DG, Aktivasi Komplemen Pada Jejas Mekanis Pengobatan Tradisional Kerokan. 2008. Cermin Dunia Kedokteran. 35(6): 347-349

Efektifitas Pengobatan Tradisional Kerokan Pada Penanggulangan Nyeri Otot, . 2007. Media Mediana Indonesia, Cermin Dunia Kedokteran, Farmasia.[Link abstrak]

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s