Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Respon seluler dan rangsangan berbahaya

Leave a comment


Sel normal dibatasi pada kisaran yang cukup sempit fungsi dan struktur dengan tingkat metabolismenya, diferensiasi, dan spesialisasi; dengan pembatas sel tetangga; dan dengan ketersediaan substrat metabolik. Hal ini namun sel mampu menangani tuntutan fisiologis, mempertahankan steady state disebut homeostasis. Adaptasi merupakan respon fungsional dan struktural reversibel untuk stress fisiologis yang lebih parah dan beberapa rangsangan patologis, selama baru namun terganggunya steady state tercapai, yang memungkinkan sel untuk bertahan dan terus fungsi (Gambar. 1-1 dan Tabel 1-1). Respon adaptif dapat terdiri dari peningkatan ukuran sel (hipertrofi) dan aktivitas fungsional, peningkatan jumlah sel (hiperplasia), penurunan ukuran dan aktivitas metabolisme sel-sel (atrofi), atau perubahan fenotip sel (metaplasia). Ketika stress dihilangkan sel dapat memulihkan ke keadaan semula tanpa menderita konsekuensi berbahaya.

Screen Shot 2016-09-05 at 11.09.47

Gambar 1.1 Tahapan respon seluler terhadap stress dan rangsangan cidera

Screen Shot 2016-09-05 at 11.08.59

Referensi

Kumar, Abbas, Fausto, Aster, 2008, Robbins and Cotran Pathologic Basis of Disease 8th Edition, Saunders Elsevier.

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s