Kenali obat Anda: Indometacin


Last update: June 3, 2018

Hanya ada satu produk di Indonesia yang mengandung indometacin (indometasin) yaitu Dialon (PT Eisai Indonesia).

Apakah indometacin boleh untuk lansia?

Menurut AGS 2015 Beers List (hal 2236), indometasin adalah agen yang paling memberikan efek merugikan pada sistem saraf pusat (SSP) dibanding NSAID lainnya, sehingga hindari penggunaannya pada geriatri. Kekuatan rekomendasi: Kuat.

Efek pada SSP meliputi: sakit kepala, dizziness, drowsiness, gannguan mood, dan kebingungan. Efek ini kemungkinan dikarenakan indometasin mampu menembussawar darah otak (blood-brain barrier).

Apa yang harus diperhatikan selama menggunakan indometacin?

Rasa pusing bisa mempengaruhi kinerja tugas-tugas yang membutuhkan keahlian/konsentrasi tinggi (misalnya mengemudi).

Indometasin sebaiknya tidak digunakan oleh anak-anak <14 tahun dan selama kehamilan

Apa beda indometacin dan sulindak?

Indometasin memiliki kekerabatan dekat dengan sulindak, namun sulindak tidak ada di Indonesia. Mereka sama-sama dalam golongan asam arilalkanoat. Sulindak (pro-drug), adalah analog dari indometacin, adalah obat unik di antara NSAID dalam menghambat sintesis prostaglandin di ginjal. Jadi, sulindak mungkin salah satu obat paling aman untuk mengobati osteoarthrosis pada lansia.

Bagaimana perbandingan indometacin dengan NSAID lainnya?

  • NSAID pada umumnya memiliki aktivitas anti-inflamasi, analgesik, antipiretik. Indometasin menduduki posisi berikut dalam aktivitas anti-inflamasi: indomethacin > diclofenac > piroxicam > ketoprofen > lornoxicam > ibuprofen > ketorolac > acetylsalicylic acid
  • Untuk aktivitas analgesik, indometasin 6x lebih lemah dibanding diklofenak (uji pada tikus dii-induksi phenyl benzoquinon). Indometasin memiliki sekitar 10 kali potensi analgesik aspirin.
  • Indometasin memiliki antipiretik (penurun panas) yang lebih kuat daripada aspirin atau parasetamol (asetaminofen)
  • Berdasarkan klasifikasi selektivitas COX, indometasin lebih selektif ke COX-1

Untuk tujuan apa penggunaan indometacin?

  • Indometasin umumnya digunakan untuk gout akut dan osteoartritis. Ankylosing spondylitis merespon lebih baik untuk NSAID tertentu seperti indometasin. Hal ini mungkin terkait dengan penghambatan sintesis prostaglandin yang lebih kuat.
  • Indometasin, oxaprozin, aspirin, ibuprofen, naproxen, and sulindak memiliki khasiat yang sebanding dalam pengobatan rheumatoid arthritis (RA).
  • Efek samping pada kardiovaskuler: naproxen < celecoxib < piroxicam < ibuprofen < meloxicam < indometasin < diclofenak < rofecoxib (pada dosis lebih dari 25 mg)
  • Risiko relatif komplikasi gastrointestinal: Risiko Menengah
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s