Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Memunculkan Gen-Gen Baik

Leave a comment


Ini saya sharing hasil pengalaman saya, mudah-mudahan bisa bermanfaat buat teman-teman yang membaca.

Akhir-akhir ini banyak berita-berita “sampah” menghiasi dinding news feed dari artikel-artikel yang di-share/like oleh teman-teman kita. Artikel yang di-share dibuat dengan judul menarik, merayu orang lain untuk membacanya. Dan sekali terperangkap, waktu sejam tidak akan cukup untuk membaca dan mambaca lagi. Hingga pada suatu hari saya merasa muak ketika membaca berita/tulisan yang ditulis tanpa dasar dan cenderung menyesatkan.

Fecebook bisa bikin “otak tumpul” jika digunakan tidak tepat. Apakah berita-berita tersebut kita butuhkan? Mungkin iya, mungkin sebenarnya malah tidak. Berita-berita politik Indonesia, artis, foto teman-teman sedang makan/liburan dimana, iklan produk, status teman, atau lainnya, apakah ini benar-benar saya butuhkan? Kita bisa bertanya pada diri kita masing-masing.

Seandainya kita anggap berita-berita tersebut seperti polutan (polutan bagi otak), lama-kelamaan otak menjadi banyak cemarannya, tidak bisa kritis/tajam lagi karena sering dimanjakan dengan berita yang menggiurkan.

Facebook memang memudahkan dalam komunikasi, saya juga tidak menyarankan untuk menonaktifkannya. Cara yang bisa dilakukan adalah meminimalkan sampah/polutan yang ada. Bagaimana caranya?

Sampah/polutan tersebut datang dari teman-teman di friend list (berita yg di-share/di like), maka pencegahan pertama adalah mencegah datangnya sumber tersebut. Apakah dari ribuan teman di list, kita kenal semua? Mungkin tidak. Bisa direduksi jumlah ini.

Kedua, bergaul dengan yang baik-baik. Misalnya portal berita yg bisa mendukung kompetensi, majalah organisasi profesi tertentu, jurnal, group-group diskusi bermanfaat, dll. Page Pharmacy times, Clinical Pharmacy, di facebook lumayan. CNN atau BBC Learning English bagus untuk memperbaiki bahasa inggris.

Ketiga, Unfollow Newsfeed dari teman-teman kita (pilih saja, unfollow tapi tetap berteman). Jika pilihan tadi diambil, maka yang akan lebih banyak muncul adalah berita-berita positif dari point nomor 2 di atas. Setiap membuka wall, akan membawa suasana baru yang lebih positif. Kita punya gen-gen yg belum ter-ekspresi, dan lingkungan sangat mempengaruhi ekspresi gen tersebut. Jadi apa salahnya kita membuat lingkungan yang baik untuk memunculkan gen-gen baik kita.

Mari investasikan waktu dan pulsa kita untuk bacaan lain yang lebih baik. Mengasah otak kita supaya lebih tajam dan menjadikan kita lebih produktif.

Parameternya adalah output dari hasil membaca kita, bisa berupa tulisan di blog/wall/group, tulisan di surat kabar lokal, tulisan di pojok rubrik kesehatan suatu majalah, atau obrolan dengan teman menjadi lebih bermanfaat dengan topik-topik yang baik, dll. Atau, setelah membaca, kita mendapat pengetahuan baru, dan menerapkannya di tempat kerja (sebagai dosen, dokter, apoteker, atau lainnya).

Selamat pagi.

Advertisements

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s