Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Rheumatoid Arthrtitis: DMARD, disease-modifying antirheumatic drugs

Leave a comment


Kenalan dengan agen2 ini mungkin baru 4 tahunan yang lalu waktu bahas topik penyakit Autoimun. DMARD dibagi menjadi 2 yaitu agen sintetik atau agen tradisional atau non-biologis dan agen biologis.

DMARD tradisional contohnya adalah metotreksat, leflunomid, sulfasalazin, tofacitinib, hidroksiklorokuin, dan minosiklin. Sementara agen biologis DMARD beberapa masuk top 10 penjualan obat terlaris 2014 (sudah dibahas di postingan sebelumnya). Apa saja yang termasuk dari agen biologis DMARD? Banyak, berikut list-nya: abatacept (Orencia), anakinra (Kineret), rituximab (Rituxan), tocilizumab (Actemra), tumor necrosis factor (TNF) inhibitors: adalimumab (Humira), certolizumab pegol (Cimzia), etanercept (Enbrel), golimumab (Simponi), infliximab (Remicade).

Membahas/membandingkan efikasi dan efek samping dari keduanya sangat menarik. Adakah teman2 yg mau berbagi mengulas obat di atas di postingan selanjutnya? Jika ada yang tertarik menulis, saya bisa bantu supply bahan-bahannya. Mari menulis supaya awet muda.

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s