Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Mari Lebih “PEDULI” dengan Alergi Obat

Leave a comment


Postingan tentang ALERGI OBAT dan drug-induced disease sudah sering dimuat di group ini. Kali ini mari kita rangkum apa pentingnya kita tahu ini dan tindakan apa yang harus kita perhatikan dalam menyikapi kasus ini.

Masih ingat kisah Rehan Butt, siswa SD yang nyaris meninggal setelah gurunya memberikan sebuah coklat isi kacang kemiri (hazelnut)? Pada kasus ini, untung ibunya tanggap dan segera memberikan suntukan EpiPen dan Rehan pun selamat.

Pengalaman dari dari teman sejawat Sri Lestari berikut ini: “Saya pernah menjumpai kasus anafilaktik shock saat bekerja di klinik. Kasus pertama karena gigitan serangga. Pasien tidak langsung pingsan. Terjadi inflamasi di semua selaput lendir, sesak nafas hebat, membiru, tekanan darah ngedrop bahkan dalam hitungan menit. Kadang vena juga mengalami vasokonstriksi sehingga sulit dicari bila akan dilakukan injeksi iv. Dokter saat itu akhirnya injeksi im epineprin, difenhidramin dan dexamethason. Lima belas menit kemudian pasien membaik. Kasus kedua, alergi antibiotik yg dibeli di warung (?). Kasus ketiga, ibu hamil 24 minggu alergi phenilbutazon (resep dokter) (?). Pengalaman ini terjadi sekitar tahun 2005”.

Pengalaman dari teman sejawat Ria Butarbutar: “Selain kita harus aware akan obatnya, kita juga harus mengedukasi pasiennya pak. Edukasi pasien untuk mengenal minimal tahu obat apa yg alergi buat dirinya (sebelumnya sudah ada kejadian alergi). Sebagai contoh ibu saya alergi dengan AB golongan sulfa (dulu ada tablet Trisulfa, sekarang Cotrimoxazol), jadi saya edukasi ibu saya bila dokter meresepkan obat unt infokan ke dokter atau minta di tulis di halaman depan/sampul dari MR-nya. Itu juga masih bisa lupa. Seperti bulan Mei yang lalu ibu saya diterapi dengan cotrimoxazol tablet dan timbullah alerginya. Begitu juga untuk kami yang praktik di RS memberi perhatian khusus untuk alergi pasien dawi awal dengan menyedikan kolom alergi di sampul depan dari MR pasien dan juga pada lembar R/ pasien yang harus diisi oleh staf medis saat menulis R/ (bila ada alergi pasien).
Untuk lebih mempermudah juga dpt ditanam di sistem komputer sehingga ketika staff medis mengetik nama obat (R/ online) bisa segera diketahui apakah pasien alergi denga obat yang diresepkan atau tidak”.

Kisah Suro yang “dientup” tawon Minggu pagi sudah menjelaskan bahwa syok anafilaksis bisa kapan saja dan dimana saja.

Belajar dari kasus-kasus di atas, apa yang harus kita lakukan terhadap alergi obat (atau alergi lainnya)?
1. Mengedukasi pasien untuk untuk mengenal obat yang membuatnya alergi (dst sesuai masukan dari ibu Ria Butarbutar di atas).
2. Siap sedia EpiPen.
3. Membaca buku Applied Therapeutics Edisi 10 karya Koda-Kimble Bab 3 sampai selesai (buku sudah di upload di group ini, silahkan disearch saja). Atau bisa juga buku Applied Therapeutics Edisi 9 karya Koda-Kimble Bab 4.
4. Membaca buku Drug Allergy: Clinical Aspects, Diagnosis, Mechanisms, Structure-Activity Relationships. Brian A. Baldo, baca sampai selesai. (buku sudah di upload di group ini, silahkan disearch saja).
5. Menempel tabel obat-obat yang High Alert di tempat praktek, so kita jadi lebih peduli jika berhadapan dengan pasien yang akan menerima obat-obatan tersebut. Daftar Obat telah dibuatkan oleh Koda-Kimble di buku Applied Therapeutics Edisi 9, dan Daftar Obat yang menginduksi SLE sudah diunggah juga di sini, silahkan dicari saja.
6. Terus berintrospeksi diri, “Sudah seberapa jauh saya belajar? Masih leluasa meloloskan antibiotik berisiko tinggi alergi tanpa mengetahui riwayat alergi? Kapsul/pulveres ajaib ces pleng pegal linu ilang langsung bisa joget (containing fenilbutazon), aspirin, diklofenak (AERD), alopurinol (SLE)”.

Mari terus belajar, buka buku, perbaharui ilmu. Tidak ada alasan lagi untuk malas membaca dan malas belajar.
Masyarakat Ekonomi ASEAN sudah di depan mata, ga pintar, ga idup !!

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s