Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Kombinasi Flunarizin dan Betahistin

Leave a comment


Saya menambahkan kedua obat tsb dari dulu memang sudah sering “diadu” efikasinya. Paper tertua yg sy temukan sdh terdokumentasi thn 1988 yang dimuat di Acta Otolaryngol Suppl, 460:143-8, Flunarizine and betahistine. Two different therapeutic approaches in vertigo compared in a double-blind study. Kemudian laporan dari penelitian Albera dkk 2003, menyatakan betahistin lebih baik dibanding flunarizin pada pasien dengan recurrent vestibular vertigo. Berikut sy lampirkan hasil yg sudah diringkas oleh Dynamed berikut. Alih-alih menggunakan obat ini sendiri-sendiri, kedua obat ini dipadukan untuk menghasilkan efek yang superior (interaksi keduanya tidak diketahui).

betahistin

p.s: artikel menarik ttg betahistin, suatu agonis lemah H1 tapi antagonis kuat thdp H3, bisa ditemukan di sini: [Link]

 

 

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s