Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Mengenal 10 obat paling laris di dunia (Bagian 2)

Leave a comment


Hallo teman sejawat sebangsa setanah air, jumpa lagi membahas Top 10 obat laris tahun 2014 (Bagian 2). Mari kita lanjutin kupas obat-obat dari peringkat 8 sampai 6. Berikut summary-nya:

#8. Remicade
Posisi 8 diduduki oleh Remicade dengan kandungannya adalah infliximab. Ingat, dari namanya berakhiran –mab, ini juga suatu antibodi monoklonal. Infliximab adalah suatu TNF-alfa inhibitor, yang bekerja dengan cara mengikat sitokin inflamasi (TNF alfa). Obat ini sebenarnya ya masuk golongan NSAID, Foye telah memasukkan obat ini ke kelas NSAID. Namun berbeda dengan NSAID konvensional, obat ini digunakan sebagai anti-inflamasi untuk penyakit inflamasi kronis dan menyakitkan misal rheumatoid arthritis, Crohn’s disease, pediatric Crohn’s disease, ulcerative colitis, pediatric ulcerative colitis, psoriatic arthritis, ankylosing spondylitis, plaque psoriasis.

Obat ini mengeblok aksiTNF-alfa, di sisi lain TNF-alfa adalah salah satu mediator penting dalam sistem pertahanan tubuh. Jadi pasien yang memakai obat ini perlu mendapat perhatian karena obat memiliki efek samping serius yaitu memperelamh tubuh dalam melawan infeksi. Ini adalah informasi minimal yang perlu diketahui oleh teman sejawat semua, untuk informasi lebih lengkap bisa kunjungi websitenya (remicade.com), atau ketik Remicade di Google dan unduh Patient Information (PI), biasanya ada di bagian bawah website obat dalam bentuk file PDF. Informasi lengkap biasanya sampai 20-30 halaman, namun jika sumber daya keuangan di tempat praktek teman sejawat cukup memadai, saya sarankan beli buku MIMS Annual yang berisi PI dari banyak obat.

#7. Crestor
Raksasa farmasi yang satu ini, Astra Zeneca, sepertinya sangat ambisius untuk menguasai pasar obat-obat pada kelas farmakologi dengan “lahan basah”, anti-kolesterol. Crestor dengan kandungannya adalah rosuvastatin, obat untuk dislipidemia. Crestor (rosuvastatin) dengan pesaingnya yang muncul lebih awal Lipitor (atorvastatin), mengklaim produk mereka lebih bagus dibanding HMG-KoA reduktase inhibitor (-statin) generasi lama. Bagaimana analisis basic science-nya dan clinical trial dari klaim mereka? Wah, perlu kuliah 2 sks nih kayaknya untuk membahasnya, hehe….

#6. Seretide
Pertama kali dengar merek ini waktu kuliah Layanan Kefarmasian, saat itu ada diskusi kasus mahasiswa yang dibahas secara komprehensif melibatkan 4 pengajar. GlaxoSmithKline sedari dulu memang rajin menekuni obat-obat untuk penyakit saluran pernafasan (asma, PPOK) dan memang masih menjadi leader untuk agen dengan kelas terapi ini. Seretide berisi kombinasi flutikason propionat (anti-inflamasi steroid) dan salmeterol xinafoate (long acting beta-2 agonis), dikemas dalam device bernama Diskus, mesin berwarna ungu. Bagaimana cara memakai device ini? Saya membayangkan semua apoteker di Indonesia dengan lincah dan terampil memperagakan cara memakai alat ini ketika konseling ke pasien. Jika bapak ibu memerlukan “dummi” untuk keperluan peraga di apotek atau praktikum konseling di kampus, bisa menghubungi staff marketing/registrasi GSK Indonesia dan akan diberikan cuma-cuma.

Sekian dulu untuk hari ini, lima peringkat besar berikutnya akan diposting di masa mendatang. Selamat pagi dan selamat beraktivitas.

Sumber peringkat: IMS Health MIDAS, December 2014

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s