Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Jalan Menuju Apoteker Profesional: STATIN, lebih dalam dan lebih jauh dari ….

Leave a comment


Menarik nafas dalam-dalam untuk memulai bahas obat ini. Obat yang sangat terkenal, sering diresepkan, masuk top 10 dunia, sering dijumpai di apotek/RS, dan banyak variasinya. Statin, cukup menarik dibanding obat kolesterol lainnya seperti turunan asam fibrat, sequestran asam empedu, inhibitor absorpsi kolesterol (ezetimib), dan asam nikotinat.

Terima kasih kepada ibu Ari Kurnianingsih yang telah menulis manfaat statin terkait efeknya pada sistem kardiovaskuler 3 tahun yang lalu. Terima kasih juga kepada bapak David Arnold Malelak yang telah memberikan komentar tentang statin pada postingan pagi tadi.

Apakah statin hanya bekerja sebagai antikolesterol? Adakah efek bermanfaat lain bagi tubuh?

“Golongan Statin.. Memiliki efek pleiotropik, menstabilkan plak atherosclerosis sehingga mengurangi terjadinya trombus dan ishemic, mengurangi vol plak dan mencegah remodeling ventrikel kiri, penggunaannya terus menerus 0-0-20mg (dipakai malam hari, red) meskipun Kolesterol n trigliserida normal… Penghentian dapat meningkatkan resiko rupturnya plak..” postingan ibu Ari November 2012.

“”Statin” terutama atorvastatin, golongan lipid lowering agent yang sangat populer, meskipun pernah dilaporkan dapat menyebabkan Rhabdomyolysis, tetapi beberapa studi multi center menjelaskan fungsi lain dari sekedar menurunkan kadar lipid serum(pleiotropik effect), dua jurnal berikut menjelaskan bahwa pemakaian statin terus menerus >6bulan 1x sehari, malam sebelum tidur dapat mengurangi resiko cardiac event(serangan jantung) dan mengurangi volume plak atherosclerosis sehingga mengurangi resiko cardiovascular desease, jadi kita perlu mengedukasi pasien yg mendapatkan resep statin untuk melanjutkan terapinya secara teratur, kecuali ada efek kelemahan otot, maka perlu dilaporkan kepada klinisi penulis resep..”

Namun ketika di apotek KIE yang diberikan …

“KIE yg diberikan diapotek, yang justru menurunkan compliance pasien dan membuat kesal dan tersinggung para dokter.. ini berkaitan dengan sebagian besar obat yg saat ini penggunaannya sudah berkembang jauh sesuai dengan kemajuan terapi, seperti penggunaan prednison 60 mg untuk satu kali minum pada anak dengan sindroma nefrotik, dan captopril 50 mg 3×1 pada pasien dg tensi 110/50 atau lebih rendah untuk mengatasi regurgitasi katup mitral, dan masih banyak lagi contoh yang lain, terapi tersebut telah ada evidence base-nya dan rasional, tetapi sering di apotek dijelaskan overdosis atau utk darah tinggi dll, seyogyanya kita menghubungi klinisi terlebih dahulu sebelum memberikan penjelasan, dan sekiranya hal spt ini juga diinfokan kepada aa diapotek agar bijak dalam memberikan KIE”.

# kecewa, menyedihkan ….

Penelitian tentang obat-obatan berlari sedemikan cepat, disatu sisi untuk memahami dan mengikutinya perlu tenaga super ekstra. Kerja keras memang jika mau memahami obat secara komprehensif. Lantas apakah terus menyerah dan puas diri dengan pengetahuan yang ada sekarang, yang didapat lima atau belasan tahun lalu dibangku kuliah? Jawabannya saya yakin tidak. “Life long learner” itu nyata dan benar, kita tidak bisa menghindar dari itu.

Nah, mengapa kita tidak manfaatkan saja group ini untuk belajar bersama-sama mempelajari obat statin ini? Secara umum begini gambaran teknisnya: Saya tuliskan subtopik2nya dan teman2 silahkan mengambil salah satu topik dan mengembangkannya menjadi satu postingan singkat. Saya tuliskan beberapa point2 (pancingan) yang bisa dibahas berikutnya.

# 1. Ada banyak jenis obat statin, diantaranya yaitu lovastatin, simvastatin, pravastatin (tipe I) dan fluvastatin, (cerivastatin), rosuvastatin, atorvastatin, pitavastatin (tipe II). Apa perbedaannya?

#2. Statin dapat menurunkan tekanan darah dan memberi manfaat bagi membaiknya kondisi kardiovaskular sehingga bermanfaat pada pasien penyakit jantung koroner. Manfaat klinis statin terlihat dalam waktu enam bulan. Dengan demikian, faktor-faktor lain yang berkontribusi termasuk stabilisasi plak, pembalikan disfungsi endotel, dan penurunan thrombogenisitas. Apakah ada yang tertarik menjelaskan ini lebih lanjut? (bagaimana mekanisme, membahas clinical trialnya, dll), bisa buat postingan baru, silahkan teman-teman.

#3. Selain efek pada kardiovaskuler, statin juga punya efek pada non-kardivaskuler. Mencegah demensia, efek pada kanker, menjaga fungsi ginjal, menurunkan rate sepsis parah dan kematian karena sepsis, dan menurunkan risiko penyakit venous thromboembolik, merupakan efek-efek lain yang menguntungkan dari statin. Apakah ada yang tertarik menjelaskan ini?

#4. Myopati (kelemahan otot) dan efek lebih parahnya yaitu rhabdomyolisis, menghantui statin dari dulu, dan pada akhirnya “sukses” mengirim cerivastatin ke “tempat tahanan” (ditarik dari pasaran). Cerivastatin ditarik oleh BPOM (tahun 2001) karena berdampak menghancurkan sel-sel otot dengan mekanisme yang masih misterius. Sel yang rusak kemudian masuk ke aliran darah sehingga menciptakan kondisi yang disebut rhabdomyolysis dengan gejala pasien merasa sakit otot, badan lemah, mual, dan urine berwarna cokelat. Pada kasus yang sangat jarang, pasien bahkan bisa mengalami gagal ginjal, gagal hati, dan kegagalan organ penting lainnya yang mematikan. Apakah ada yang tertarik membahas topik “panas” ini?

Jika ide ini terealisasi, sebuah langkah kecil ini bisa menuju jalan Apoteker Profesional. Salam semangat untuk Apoteker Indonesia..

Bacaan bagus: Interaksi amlodipin dan simvastatin [Link]

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s