Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Cegah Anemia pada Anak

Leave a comment


Malam ini nonton Jogja TV, berarti lagi di Jogja donk. Yupss bener banget. Ga liat dari awal sih acaranya, tapi secara singkat saya share di sini. Narasumber acara Dokter Kita malam ini berasal dari RS Sarjito. Topik yang dibawakan Cegah Anemia Pada Anak.

Anemia adalah kondisi tubuh yang kekurangan jumlah sel darah merah. Ada berbagai jenis anemia, namun pada anak-anak umumnya adalah anemia defisiensi zat besi. Zat besi adalah mikronutrien, zat yang dibutuhkan dalam kompleks protein hemoglobin (Hb). Kita ketahui bahwa pada sel darah merah terdapat Hb yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh sel-sel tubuh. Jika sel darah merah berkurang (anemia) maka pasokan oksigen pun tidak berjalan optimal. Hal ini membuat daya tangkap anak menjadi berkurang, cepat mengantuk, dan lemas. Hal ini tentunya akan mempengaruhi performanya di sekolah.

hemoglobin

Gambar : Struktur hemoglobin (Hb). Protein terdiri dari 4 subunit dan terdapat zat besi (iron) sebagai kofaktor. (sumber: ilovebiochem162)

Anak anemia dan anak normal, sangat sulit dibedakan. Oleh karena itu perlu dilakukan pencegahan dengan memberikan makanan pendamiping (MP-ASI) yang tepat. Anak-anak 0-5 tahun perlu diberikan suplemen Fe. Sedangkan usia anak SD-SMP bisa diberikan tidak harus tiap hari, tapi seminggu dua kali (misalnya). Pemberian suplemen zat besi pada anak sudah diterapkan di negara-negara maju, termasuk Malaysia. Sedangkan di Indonesia program ini belum umum. Kemungkinan hal ini yang menyebabkan indeks kesehatan dan kecerdasan negara kita jauh tertinggal, setara dengan Kenya dll.

Jangan di bekali dengan teh. Saat ini produk-produk teh membanjiri supermarket dan disukai masyarakat kita, dari anak-anak sampai orang tua. Anda tahu bahwa teh mengandung senyawa golongan tanin. Sifat tanin adalah meng-kelat zat besi. Jadi zat besi tidak bisa diserap oleh tubuh, malah berikatan komplek dengan tanin. Jadi langkah terbaik adalah tidak membekali anak-anak atau tidak membolehkan beli teh atau es teh ketika sekolah. Lebih baik bawakan jus, bukan juga air putih (karena air putih ga ada gizinya).

dangerous-activities-after-a-meal-4-728

Gambar. Jangan minup teh setelah makan (dimodifikasi dari slideshare dan msayurved)

Kapan sebaiknya minum teh dibolehkan? Jawabannya 2 jam setelah makan. Jadi biarkan nutrisi makanan diserap dulu oleh tubuh, baru boleh minum teh. Nah tapi di kebiasaan masyarakat kita, setiap rumah makan atau lesehan, es teh ini sangat laku. Point ini berlaku juga untuk orang dewasa, jangan pesan es teh ketika makan, mending air putih saja. Oke.

Referensi

Acara Dokter Kita di Jogja TV, 17 Mei 2015

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s