Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Perkembangan Kabupaten-Kota di Indonesia

3 Comments


Kran Otonomi daerah di buka lebar-lebar, tak ayal lagi banyak daerah baru bermekaran. Mulai dari pembentukan provinsi baru sampai kabupaten dan kota-kota baru. Jika pada zaman SD dulu, pelajaran IPS jumlah provinsi di Indonesia ada berapa? Maka dengan mantap akan dijawab ada 27. Namun sekarang, kian bertambah. Provinsi termuda yang baru dibentuk 2013 ini adalah provinsi Kalimantan Utara.

Untuk provinsi, memang perkembangan jumlahnya tidak begitu pesat. Namun Anda akan tercengang dengan jumlah kabupaten/kota. Sekarang Indonesia memiliki 414 kabupaten dan 92 kota. Sepertinya jumlah ini akan terus bertambah..

Sedikit catatan tentang pemekaran kabupaten kota, saya ambil contoh provinsi Lampung dan Jawa Barat

Lampung, mekar menjadi provinsi sendiri pada tahun 1964 (dulu ikut Sumatra Selatan). Berikut ceritanya: (Ref: Wikipedia)

lampung

Dulu cuma ada Dati II (Kabupaten) Lampung Utara, Lampung Tengah, Lampung Selatan, dan Kotapraja Tanjungkarang-Teluk Betung (pelajaran IPS kelas 4 SD) (Ref: Wikipedia)

  1. Kabupaten Lampung Utara, dengan ibukotanya Kotabumi
  2. Kabupaten Lampung Tengah, dengan ibukotanya Metro (sekarang pindah ke Gunungsugih)
  3. Kabupaten Lampung Selatan, dengan ibukotanya Kalianda
  4. Kota Bandar Lampung
  5. Kabupaten Lampung Barat, dengan ibukotanya Liwa, pemekaran dari Kabupaten Lampung Utara (UU No.6 Tahun 1991 tanggal 16 Agustus 1991)
  6. Kabupaten Tanggamus, dengan ibukotanya Kota Agung, pemekaran dari Kabupaten Lampung Selatan (3 Januari 1997)
  7. Kabupaten Tulang Bawang, dengan ibukotanya Menggala, pemekaran dari Kabupaten Lampung Utara (3 Januari 1997)
  8. Kabupaten Lampung Timur, dengan ibukotanya Sukadana, pemekaran dari Kabupaten Lampung Tengah (20 April 1999)
  9. Kota Metro, pemekaran dari Kabupaten Lampung Tengah (20 April 1999)
  10. Kabupaten Way Kanan, dengan ibukotanya Blambangan Umpu, pemekaran dari Kabupaten Lampung Utara (20 April 1999)
  11. Kabupaten Pesawaran, pemekaran dari Kabupaten Lampung Selatan (17 Juli 2007)
  12. Kabupaten Mesuji, dengan ibukotanya Mesuji, pemekaran dari Kabupaten Tulang Bawang (29 Oktober 2008)
  13. Kabupaten Pringsewu, dengan ibukotanya Pringsewu, pemekaran dari Kabupaten Tanggamus (29 Oktober 2008)
  14. Kabupaten Tulang Bawang Barat, dengan ibukotanya Panaragan Jaya, pemekaran dari Kabupaten Tulang Bawang (29 Oktober 2008)
  15. Kabupaten Pesisir Barat, dengan ibukotanya Krui (?), pemekaran dari Kabupaten Lampung Barat (25 Oktober 2012)

Jadi totalnya ada berapa tuh? Kabupaten ada 13, kota ada 2, total 15.

Kabupaten dengan luasan daerah terkecil yaitu Kabupaten Pringsewu, hanya 625 km2 dengan jumlah penduduk 377.857 jiwa (data tahun 2011).

Sekarang ada wacana baru mau ada pembentukan Provinsi Lampung Utara. Lagi hangat-hangatnya nih. Kabupatennya kemungkinan adalah Lampung Utara, Way Kanan, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Lampung Barat, dan Pesisir Barat dengan ibukotanya Kotabumi. Total luas wilayah yaitu 1.752.259,407 Ha atau 52,40 % dari luas wilayah Propinsi Lampung saat ini.(Ref: RadarLampung, WartaJakarta)

Ada rencana pemekaran Kabupaten Lampung Tengah yang bertambah menjadi dua kabupaten baru, yakni Seputih Timur dan Seputih Barat (Ref: Rumbia)

Menurut Kementerian Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) tahun 2013, empat kabupaten masuk kategori daerah tertinggal. Keempat daerah itu yakni, Kabupaten Pesawaran, Waykanan (walau telah berusia 14 tahun), Lampung Barat (walau telah berusia 22 tahun) dan Lampung Utara. (Ref: Tribun).

Menurut Syafarudin, Kepala Laboratorium Politik dan Otonomi Daerah (Otda) FISIP Universitas Lampung, Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami transisi dari era otoritarian ke era demokratis. Dalam kondisi seperti ini, muncul keinginan membentuk eksistensi masing-masing, seperti etnis, kelompok, wilayahnya sendiri. Indonesia mengikuti tren distribusi (pemekaran daerah) ala Nigeria dan Kenya. Sementara di negara-negara maju seperti Jepang dan Eropa yang saat ini menghadapi globalisasi dan persaingan bebas, sudah meninggalkan tren distribusi menjadi tren akumulasi atau penggabungan daerah. Pemekaran daerah bisa berhasil bila sejak awal berangkat dari kebutuhan masyarakat, bukan dominan karena keinginan dan keharusan elite. Di Lampung, pemekaran daerah 60%nya masih berdasarkan kepentingan elit. Karena itupula, banyak persoalan muncul (Ref: Tribun).

Sukadana diresmikan sebagai pusat pemerintahan Lampung Timur pada tanggal 27 April 1999 berdasarkan UU No.12 Tahun 1999. Sukadana adalah kota tua yang merupakan Onder Afdeling pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Pada lampaunya, Onder Afdeling atau Distrik Sukadana terbagi atas marga-marga, yakni: Marga Sukadana, Marga Subing, Marga Tiga, Marga Nuban, Marga Unyai. Culture masyarakat Sukadana yang tertutup dan terlampau fanatis dengan kelokalan, menyebabkan Sukadana sempat lambat mengalami kemajuan baik secara ekonomi dan politik. Secara ekonomi, Sukadana masih jauh tertinggal dari wilayah yang secara sejarah jauh lebih muda darinya seperti Way Jepara, Sribhawono, dan Kota Metro. Padahal, Sukadana sangat berlimpah dengan potensi ekonomi dan sumber daya alam yang dapat dikelola. Banyak pihak menengarai, ada persoalan culture dan sudut pandang kelokalan yang perlu dibenahi (Ref: Wikipedia)

Kita lihat contoh kedua, provinsi Jawa Barat.

jabar

Map_of_West_Java_with_cities_and_regencies_names

Provinsi Jawa Barat terdiri atas 18 kabupaten dan 9 kota. Ibu kotanya adalah Bandung. Pada tanggal 17 Oktober 2000, sebagian wilayah Jawa Barat dibentuk sebuah provinsi tersendiri, yaitu Provinsi Banten. Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di Jawa Barat, beserta ibu kota kabupaten:

  1. Kabupaten Bandung -Soreang
  2. Kabupaten Bandung Barat – Ngamprah
  3. Kabupaten Bekasi – Cikarang
  4. Kabupaten Bogor – Cibinong
  5. Kabupaten Ciamis – Ciamis
  6. Kabupaten Cianjur – Cianjur
  7. Kabupaten Cirebon – Sumber
  8. Kabupaten Garut – Tarogong Kidul
  9. Kabupaten Indramayu – Indramayu
  10. Kabupaten Karawang – Karawang
  11. Kabupaten Kuningan – Kuningan
  12. Kabupaten Majalengka – Majalengka
  13. Kabupaten Pangandaran – Parigi
  14. Kabupaten Purwakarta – Purwakarta
  15. Kabupaten Subang – Subang
  16. Kabupaten Sukabumi – Pelabuhanratu
  17. Kabupaten Sumedang – Sumedang
  18. Kabupaten Tasikmalaya – Singaparna
  19. Kota Banjar
  20. Kota Bekasi
  21. Kota Bogor
  22. Kota Cimahi
  23. Kota Cirebon
  24. Kota Depok
  25. Kota Sukabumi
  26. Kota Tasikmalaya

Note: (Ref: Wikipedia)

  • Kabupaten Bandung sebelumnya beribukota di Kota Bandung dan lalu di Kota Soreang.
  • Kabupaten Bogor sebelumnya beribukota di Kota Bogor.
  • Kabupaten Cirebon sebelumnya beribukota di Kota Cirebon.
  • Depok dibentuk sebagai kota otonom pada tanggal 20 Maret 1999, dari wilayah Kabupaten Bogor. Sebelumnya Depok adalah kota administratif.
  • Cimahi dibentuk sebagai kota otonom pada tanggal 21 Juni 2001, dari wilayah Kabupaten Bandung. Sebelumnya Cimahi adalah kota administratif.
  • Tasikmalaya dibentuk sebagai kota otonom pada tanggal 21 Juni 2001, dari wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Sebelumnya Tasikmalaya adalah kota administratif.
  • Banjar dibentuk sebagai kota otonom pada tanggal 11 Desember 2002, dari wilayah Kabupaten Ciamis. Sebelumnya Banjar adalah kota administratif.
  • Kabupaten Bandung Barat diresmikan sebagai Kabupaten Ke-17 di Provinsi Jawa Barat pada tanggal 19 Juni 2007, pemekaran dari Kabupaten Bandung
  • Kabupaten Pangandaran diresmikan sebagai Kabupaten ke-18 di Provinsi Jawa Barat pada tanggal 25 Oktober 2012, pemekaran dari Kabupaten Ciamis

Otonomi daerah, pemekaran, kian lama kok makin gini ya? Ada semacam gerakan kembali ke zaman dulu, mendirikan kerajaan-kerajaan kecil. Misal ada wacana pembentukan Provinsi Cirebon, ada wacana pengubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Pasundan atau Priangan misalnya. Sekarang saya jadi faham, mengapa pada zaman Soekarno dulu penamaan Provinsi tidak mengarah ke suku atau etnis tertentu, tapi pakai Barat, Tengah, atau Timur. Karena tujuannya untuk mempersatukan, bukan mengedepankan hegemoni etnis tertentu. Dan adanya persamaan kultur tetap menduduki posisi penting ternyata, karena masyarakat kita masih peduli itu. Beda dengan negara Singapura yang terdiri dari orang Cina, Melayu, dan India, tapi mereka tidak menganggap itu utama, yang penting negara maju, enak buat dagang, hehe…

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

3 thoughts on “Perkembangan Kabupaten-Kota di Indonesia

  1. Kalo menurut saya sih wilayah Lampung memang perlu di mekarkan,saya lahir dan besar diLampung (sebelum hijrah ke Jakarta) jadi pemekaran memang perlu untuk kemajuan daerah itu sendiri,makin banyak kota makin maju dong Indonesia,krn pd dasarnya masyarakat kita mayoritas suka dengan hal2 berbau Urban

  2. Koreksi sedikit : setahu saya sebagai warga Lampung, Ibukota Kab. Tulang Bawang Barat di Panaragan Jaya, lalu belum ada kota Kotabumi dan kota Liwa sebagai DATI 2, terimakasih

  3. Wuihh bru tau saya klo sekrg Indonesia jadi 414 kabupaten, 92 kota tapi mungkin adik2 kita tidak usah menghapal semuanya karna jika diujijan di ujian nasional mungkin pertanyaanya menjadi: “Indonesia memiliki 414 kabupaten dan 92 kota. Sebutkan 5 (saja) nama kabupaten beserta ibukotanya ?” He..he..he…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s