Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Kuliah Apoteker dan Moko Apt

1 Comment


Kamis pagi, menjelang tutup bulan April di tahun 2013. Langit cerah, matahari mulai terbit dari arah timur di Sai bumi ruwa jurai ini. Genap 6 hari saya resmi menjadi seorang suami, setelah seminggu yang lalu meng-ikrarkan ijab-qobul di depan ayah, petugas KUA, dan saksi. Babak penting dalam perjalanan hidup, banyak perubahan kebiasaan harian, seperti pagi ini mengantarkan istri ke tempat kerja dari kompleks perumahan Unila ke jalan WR Supratman, Telukbetung. 

Dilanjutkan balik lagi ke Metro, menaiki motor matick, menyusuri jalananan Bandar Lampung-Metro yang lumayan lancar pagi ini. Sampai depan Bandara Branti, jalanan bagus dan mulus. Selepas itu, jalan mulai bolong-bolong dan puncaknya di Tegineneng jeleknya minta ampun karena sedang ada perbaikan. Saya panteng kecepatan sampai 90 km/jam karena saking entengnya, abisnya diisi Pertamax sih, mahal tapi, haha.. Sampai di SPBU Trimurjo bensin udah mau abis, mampir isi premium full tank cuma 13600.

Memasuki daerah Trimurjo, suasana masih berembun walau waktu sudah menunjukkan pukul tujuh pagi. Kabut tebal menyelimuti pesawahan yang luas membentang di kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kota Metro. Melewati jalanan raya Simbarwaringin, nengok sebelah kiri samping BRI lama, ada Toko Obat baru ternyata.

Toko Obat, tentu beda dengan apotek. Di toko obat tidak boleh melayani obat keras, hanya melayani OTC, kosmetik, atau herbal. Izin penanggung jawabnya pun beda, cukup lulusan D3 Farmasi pun bisa. Tapi biasanya di toko obat di kawasan Metro dan sekitarnya tetap aja pada jualan obat resep. Beda dengan apotek, suatu tempat legal serah terima obat-obat keras, bahkan narkotika dan psikotropika sekalipun. Hebat kan, profesi yang satu ini legal jualan narkotika, siapa lagi kalo bukan APOTEKER.

Bicara tentang apoteker, tentu untuk mendapatkan profesi ini kudu kuliah di S1 Farmasi dulu. Lama pendidikannnya 1 tahun, penyelenggaranya di Indonesia belum banyak, hanya S1 Farmasinya yang akreditasinya A atau B saja yang boleh buka. Di Lampung?? Ga ada, karena Unila aja ga punya S1 Farmasi. Ada S1 Farmasi di Univ Tulang Bawang, tapi belum punya program profesi karena akreditasinya masih C. Di provinsi sebelah, Universitas Sriwijaya kayaknya tahun ini udah mulai bukaan bangku untuk S1 Farmasi.

Hanya beberapa tempat kuliah penyelenggara profesi apoteker, kebanyakan ada di pulau Jawa. Di Jakarta ada di UI, ISTN, dan Universitas Pancasila. Di Jawa Barat ada ITB, Unpad, dan Unjani. Di Jawa Tengah ada di Wakhid Hasyim, UMS, Stifar, USB, dan UMP. Di Jogja ada UGM, UII, Sadar, UAD. Di Jawa timur ada UNAIR, Widya Mandala, dan Ubaya. Di Kalimantan belum ada, karena S1 Farmasinya aja baru pada berdiri di era 2005an (sekarang Untan sudah buka). Di Sulawesi, tersentral di Makasar. Ada Unhas, UMI, dll. Di daerah timur, kurang tahu, tapi yang kelas di Udayana sudah ada. Sementara di Sumatra ada USU, Unand, mana lagi ya??

Kuliah Apoteker, diselenggarakan 12 bulan. 6 bulan kuliah, 6 bulan praktek, atau terkenal disebut PKPA, Praktek Kerja Profesi Apoteker. PKPA di RS, industri farmasi, Apotek, dan instansi pemerintahan (Puskesmas, Dinkes atau BPOM). Antara RS dan industri Farmasi, merupakan pilihan tergantung penyelanggaranya ada peminatan ato tidak.  Misal di UGM ada minat Klinis dan Komunitas PKPA nya di RS, sedangkan minat Sains dan Industri tentunya PKPA nya di pabrik obat. Di akhiri dengan ujian komprehensif (kompre) baik tertulis, praktik, maupun wawancara lisan dengan praktisi/akademisi.

Kuliah di dalam kelas, 6 bulan, waktu yang sangat singkat. Di sini para mahasiswanya pakai baju-baju yang rapi, misal yang cowok pakai dasi dan kemeja lengan panjang, sedangkan yang cewek juga pakai baju dan jilbab resmi. Asik juga sih serasa executive muda. Tapi ga semua kampus kayak gitu, misal di ITB pakaian tidak diatur, pakai kaos pun boleh katanya.

Pas kuliah, biasalah mahasiswanya pasti sering dikasih tugas ma dosennya. Dan pasti nyari lah di google referensi nya. Nah, yang ngaku pernah kuliah Profesi Apoteker, pasti pernah ketemu dengan blog yang satu ini, Moko Apt (https://moko31.wordpress.com). Cuma blog sih sebenarnya, tapi isinya komplit dan beda dari blog yang lain. Mau download bahan kuliah, ada. Mau cari ebook Buku Sakti Ujian Profesi, ada. Pengen tau tentang ujian kompre, juga ada di Buku Sakti PKL Industri. Pengen mendalami tentang CPOB dan penjelasan lebih detil, ada Handout Sakti Pak Irwan. Di tempatin PKPA di industri X, eh ada juga deskripsi dan cerita-cerita singkatnya.

Alhasil, dari blog ini pada kenal mahasiswa Farmasi dari universitas lain. Ada yang minta dikirimin ebook, cerita tentang perusahaan, produk-produk yang akan ditempatin PKL (PKPA) nya besok. Ato sekedar mampir bentar karena di arahkan Google ke blog ini. Seperti komentar mahasiswa di FB nya pagi ini:

moko apt

Beruntung juga telaten ngurusin blog, jadi terkenal di kalangan bloger. Bisa nambah temen, nambah silaturahmi. Dikira saya masih mahasiswa, ada yang request suruh ngupdate Buku Sakti Ujian Profesi segala, haha..

 

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

One thought on “Kuliah Apoteker dan Moko Apt

  1. Selamat siang pak, saya mau tanya ttg apoteker di unpad. Untuk PKPA nya bayar lagi atau udh masuk di biaya smestr ya? Trus industri sama RS apa yg kerja sama dg UNPAD nya buat PKPA nya. Kalau-kalau bapak tau.. terimakasih sebelumnya pak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s