Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Menyapa Keindahan Waduk Penjalin

2 Comments


Di perbatasan Ajibarang dan Kab Brebes, dengan jarak tempuh 1 jam dari Purwokerto, sampailah kita di Waduk Penjalin. Waduk super luas, memanjang dari pintu masuk sampai ujung nan jauh di sana dan perlu waktu bermenit-menit untuk mengelilinginya. Tiga orang kawan yang kebetulan bongsor, plus saya sendiri yang paling kurus, membuat Suzuki Katana tahun 1982 kembang kempis naik turun menyusuri jalanan berlubang di tepian waduk. Hingga akhirnya berhenti di depan rumah warga, diiringi gerimis dan melaksanakan visi kita hari ini, MANCING.

Super long week end, karena ada extended Senin-Selasa (baca cuti bersama) di penghujung tahun 2012 cukup membuat liburan kali ini berbeda. Biasanya hari-hari semacam ini saya habiskan di Kota jogjakarta, kali ini tergiur tawaran menarik dari kawan untuk berpetualang menyapa keindahan lain Banyumas dan sekitarnya. Berawal dari ngobrol iseng waktu makan di warung sate di depan SMA 2, seorang kawan menghubungi kawan satunya lagi, dan jadwal matching, bungkus !!

Senin pagi, karena niatnya mancing sebagai refreshing (bukan untuk cari ikan), persiapan mah biasa aja. Mandi dulu biar seger, belum sarapan, kawan sudah jemput di kosan tercinta E8 Griya Limas Permai. Berangkat naik motor samperin kawan satunya yang rumahnya ampun jauhnya bung, dari Karanglewas masuk ke dalem berkilo-kilo sampai setengah jam.

Peralatan pancing sudah siap, ga lama transit di rumah kawan yang banyak sapinya, lanjut ke arah Ajibarang. Karena libur panjang, jalanan cukup rame. Selama perjalanan cerita-cerita ringan terkait destinasi menarik di Indonesia yang pernah kita kunjungi. Sharing pengalaman tentang keindahan Indonesia. Dari A sampai Z bisa diambil kesimupulan, Indonesia itu luar biasa. Dari pemandangan laut, gunung, sawah, kuliner, masyarakat, keramahannya, kekayaan budaya, dan juga buah-buahannya. Khas buah tropis, yang mungkin hanya ada di Indonesia. Kawan bertanya “Berarti kalau rambutan, bahasa Inggrisnya apa ya?” Ha..ha..

IMG01527-20121224-1031Melewati gapura Selamat Datang di Kab Brebes, kecepatan dikurangi karena perjalanan sudah hampir sampai. Setelah melwati jalan underpass rel kereta api, terlihat pemandangan dan ketenangan Waduk Penjalin. Waduk yang tenang dan damai, ada beberapa perahu melintas didayung oleh warga sekitar yang tampaknya sudah sangat akrab dengan waduk. Anak-anak kecil pergi mengaji ke masjid diseberang, bu-ibu jualan kopi, bapak-bapak dari desa seberang, semua pakai perahu. Mantaplah pemandangannya. Mana background gunungnya mantab banget, plus diselimuti kabut. Tenang, hijau, dan damai.

Aksi mancing pun di mulai. Dua orang kawan yang keduanya gembul mencari cacing di bawah pohon kelapa. Sementara saya beli snack dan air mineral di warung depan untuk persiapan di atas kapal. Snack ringan, panganan zaman SD tapi masih ada sampai hari ini, snack RIBUT. Bedanya, kalau dulu Rp 100,- isinya bisa bikin kenyang, sekarang satu kontang cuma satu lheb, abis. “Isinya satu kantongnya 6”, kata saya. “Punyaku 8” kata kawan. “Punyaku 7” kata kawan satunya. “Wah, QA-nya ga kerja nih, masak tidak ada uji keseragaman bobot” kata kawan satunya lagi. Wah dasar anak Farmasi yang baru ambil praktikum Anfar, ngomongnya ampun dah, haha.

IMG01522-20121224-1010

Beberapa menit dapatlah dua ekor ikan (sengaja tidak di foto ikannya karena ada alasan tertentu). Berikutnya, kami putuskan mengelilingi waduk. Seorang kawan yang “jebolan” anak tambak di Bratasena Lampung, sangat ahli jadi nahkoda. Saya dan kawan satunya dayung-dayung aja nurutin instruksi sang nahkoda. Tujuan pertama nyamperin anak-anak kecil yang lagi mandi, kayaknya seneng banget mereka mandi-mandi tanpa beban. Kalo bawa baju ganti aja, udah ikut nyemplung aja kali kita, haha..

IMG01543-20121224-1236

Berikutnya nyoba per-untungan di tepi waduk yang ada pohon kelapa kayak di pantai-pantai. Jangkar perahu dipasang, sambil ngobrol-ngobrol kesana kemari. Suasana waduk yang hening, diselingi suara gangsir dan burung, jadi inget jaman-jaman masih kecil di desa. Ternyata di tempat ini, kami juga belum beruntung, ga ada ikan yang terpancing, so lanjut mendayung ke seberang waduk.

IMG01541-20121224-1120

Di tengah perjalanan, dan benar-benar tepat di tengah waduk, tiba-tiba hujan deras mengguyur perahu. Saat-saat seperti ini, seorang kawan malah bilang “Dulu di waduk ini ada pusaran airnya lho”. Gubrak, wah gawat juga nih mana ga bisa berenang pula. Akhirnya setelah pikiran tenang, terus mendayung sampai ke tepian. Hujan pun tak kunjung berhenti sampai akhirnya sampailah di tempat start berangkat.

Jadi pada intinya mampir ke tempat ini adalah Gratis, tidak ada tarikan retribusi. Cukup bawa alat pancing, beli umpan kalo mau ada pilihan lumut atau udang, dan nongkrong di tepi waduk, sudah dibuatin tempat khusus mancing oleh warga sekitar. Plus kalo mau sewa perahu juga bisa di dayung sendiri, atau di dayungin orang lain dengan kapal yang lebih besar. Nyewa perahu, cukup 20 ribu silahkan pakai sepuasnya.

Selesai acara di waduk, lanjut ke tempat berikutnya yaitu rumah nenek salah satu kawan. Di sana makan siang dan sholat. Makan siangnya mantap bung. Sambal terasi khas, sayur tauge, sayur kulit melinjo, dan telor dadar yang masih panas. Pas banget di makan waktu hujan-hujan.

Sudah puas istirahat, dan waktu sudah menunjukkan sore, kami pun berpamitan, meninggalkan desa Kranggan, Ajibarang menuju Purwokerto. Sampai di rumah kawan, makan rambutan dulu donk yang baru aja di petik, sama liat sapi yang jumlahnya sampai belasan dan gemuk-gemuk. Maghrib, saya dan kawan pun pamit pulang, dan tentunya sambil membawa dua kresek besar berisi buah rambutan segar. Hahaha..

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

2 thoughts on “Menyapa Keindahan Waduk Penjalin

  1. yang penting bahagia…

  2. Liburan yang asik pak ? hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s