Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Re-code Your Change DNA

Leave a comment


Berikut tulisan apik dari Rhenald Kasali dalam bukunya yang berjudul “Re-Code Your Change DNA”, membebaskan belenggu-belenggu untuk meraih kebenaran dan keberhasilan dalam pembaharuan.

Organisasi juga Dibentuk oleh DNA

Salah satu cara memperbaiki “DNA Organisasi” adalah dengan memasukkan “darah-darah segar” baru. “Darah-darah segar” itu dapat berupa manajer-manajer baru atau anak-anak muda yang masih segar. Kita harapkan agar mereka mampu menjadi katalis untuk memberi “warna baru”. Kita seleksi mereka dengan ketat dan kita berikan mereka career track yang cepat.

Waktu pun berlalu dan semua berjalan seperti yang kita harapkan. Tetapi lewat setahun, masa bulan madu pun berakhir sudah. Orang-orang baru sudah tidak menjadi baru lagi.

Kemungkinannya pun hanya tinggal dua, yaitu mereka mulau punya banyak musuh, atau mereka telah larut menjadi “sama” dengan DNA mayoritas organisasi.

Kalau mereka teguh, maka mereka akan tetap konsisten membawa nilai-nilai baru dan bekerja dengan etos kerja yang berbeda. Tetapi orang-orang yang berbeda cenderung akan dimusuhi. Masyarakat kita pada dasarnya adalah masyarakat yang komunal.

Masyarakat komunal biasanya mempunyai ciri-ciri:

1. Memiliki rasa ingin tahu yang demikian besar terhadap orang lain.

2. Bila ada orang lain yang berbeda, maka mereka akan “dibentuk” agar menjadi sama melalui mekanisme rumor/gosip. Dengan demikian gosip lebih ditujukan kepada “mereka yang tidak sama” supaya “menjadi sama”.

3. Penghormatan terhadap penghuni lama. Setiap pendatang baru dituntut memberi hormat pada mereka yang datang lebih dahulu. Mekanisme perpeloncoan, baik secara resmi (melalui ritual-ritual) maupun tidak resmi (melalui perinta-printah yang tidak resmi) ataupun hambatan-hambatan terhadap orang-orang baru diterapkan untuk menimbulkan kepatuhan bagi orang-orang baru terhadap penghuni lama.

Dengan demikian, mereka (orang-orang baru) yang dimusuhi akan merasakan tekanan-tekanan yang cukup besar untuk bertahan.

Larut pada Orang-orang lama

Karena merasa kerasnya tekanan, ditambah dengan kondisi di luar yang tidak kondusif (misalnya: sulit mencari pekerjaan lain), seseorang akan lebih memilih bergabung dengan “rezim lama”.

Mereka akan cenderung larut, sehingga DNA baru yang dibawa dari luar mengalami recoding dan kode-kode pembentuk perilakunya menjadi sama satu dengan lainnya.

Sedangkan mereka yang memiliki kepribadian dalam DNA yang lebih kuat biasanya cenderung memilih keluar, mencari karir di tempat yang lain. Pertarungan antara DNA yang saling bertentangan perlu mendapat perhatian yang serius tentunya,

Kedua kenyataan di atas menunjukkan gambaran betapa kita harus melakukan Re-code secara serius agar setiap sel yang ditanam tidak terkontaminasi nilai-nilai lama sehingga membuat proyek Re-code gagal di tengah jalan.

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s