Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Pengobatan Sendiri

Leave a comment


Pengobatan sendiri/swamdikasi adalah suatu perawatan sendiri oleh masyarakat terhadap penyakit yang umum diderita, dengan menggunakan obatobatan yang dijual bebas di pasaran atau obat keras yang bisa didapat tanpa resep dokter dan diserahkan oleh apoteker di apotek. Sekarang ini, dimanapun para konsumen akan berusaha mengatasi sendiri masalah kesehatannya yang sifatnya sederhana dan umum diderita. Masyarakat melakukan hal itu karena cara ini dianggap lebih murah dan lebih praktis. Konsumen sering merasa kondisi yang dirasakannya belum memerlukan pemeriksaan ke tenaga kesehatan, atau karena memang mereka tidak mempunyai kesempatan atau tidak ada pilihan lain.

Penelitian tentang perilaku konsumen telah dilakukan di beberapa Negara (Asia, Eropa, dan Amerika mendokumentasi fakta ini. Walaupun terdapat beberapa variasi yang mempengaruhi penelitian tersebut, masyarakat di seluruh dunia umumnya merespon masalah kesehatan sehari-hari dengan cara yang sama.

Konsumen menjadi lebih aktif dalam masalah kesehatannya, termasuk pengobatan sendiri. Sebagai contoh, 59% dari survey di Amerika mengatakan bahwa mereka lebih peduli dalam merawat kondisi kesehatan mereka sendiri dibanding tahun lalu. 73% merasa lebih baik merawat diri mereka sendiri di rumah daripada menemui dokter, dan 10% mengatakan lebih baik melakukan hal ini nanti.

Kondisi seperti ini merupakan tantangan dan kesempatan bagi pemerintah, para tenaga kesehatan dan institusi yang menyediakan produk-produk untuk melakukan pengobatan sendiri. Apoteker di apotek adalah tempat pertama dimana masyarakat dapat pergi untuk mendapatkan informasi sebelum melakukan pengobatan sendiri.

Pengobatan sendiri biasanya dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan atau gangguan yang ringan, misalnya batuk-pilek, demam, sakit kepala, diare, sembelit, perut kembung, maag, gatal-gatal, infeksi jamur kulit dan lain-lain.

Pengobatan sendiri hendaknya dilakukan dengan hati-hati dan benar. Apabila gejala tidak menghilang atau tidak ada perbaikan, segera hubungi dokter. Sebelum melakukan pengobatan sendiri, sebaiknya seorang konsumen perlu memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Apakah masalah kesehatan yang sedang anda hadapi memerlukan pemeriksaan dokter ?

2. Apakah memerlukan obat ?

3. Konsultasikan dengan apoteker tentang obat yang dapat diperoleh tanpa resep dokter untuk mengatasi masalah kesehatan yang anda alami.

4. Aturan pakai :

• Bagaimana cara memakainya?

• Berapa jumlahnya ?

• Berapa kali sehari ?

• Waktu pemakaian, sebelum atau sesudah makan, pagi hari atau menjelang tidur ?

• Berapa lama pemakaiannya?

5. Hal-hal yang perlu diperhatikan:

• Pada keadaan bagaimana obat tidak boleh digunakan (kontraindikasi) ?

• Makanan, minuman atau obat lain apa yang harus dihindari ?

6. Cara Penyimpanan Obat

• Obat harus disimpan dimana?

• Dapatkah sisa obat disimpan untuk digunakan lagi ?

Apa yang harus diberitahukan kepada apoteker apabila melakukan Pengobatan Sendiri? Sebelum melakukan pengobatan sendiri, ada beberapa hal yang harus konsumen informasikan dan tanyakan kepada apoteker, yaitu sebagai berikut:

1. Nama, jumlah, dan aturan pakai setiap obat yang sedang dipakai.

2. Cara penggunaan obat yang benar.

3. Bila anda pernah mengalami reaksi alergi terhadap suatu obat.

4. Bila anda sedang melakukan diet khusus, misalnya diet rendah gula, diet rendah garam.

5. Bila anda sedang hamil, berencana untuk hamil atau menyusui.

 

Sumber: 

Asti, T. dan Widiya I., 2004, Pengobatan Sendiri, Infopom, Vol. 5, No. 6

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s