Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Kaset dan MTV Ampuh

2 Comments


“Anak-anak kecil zaman sekarang sudah doyan lagu orang dewasa ya. Anak-anak SD tembangannya ST12, Peterpan, tapi kalau nyanyi Bintang Kecil atau Topi Saya Bundar dikatain terlalu mudah” gumam ibu-ibu yang sedang ngerumpi di sebelah kosan. Memang, sebuh potret di mana generasi sekarang telah berbeda dengan kondisi 14 tahun lalu. Mari saya ajak pembaca ke tahun 1998 dimana mp3 belum ditemukan, VCD di saat itu masih sangat mahal, dan bentuk media rekam terkenal saat itu adalah KASET.

Kaset, sebuah media penyimpan data terkenal di era 1970-1990an yang umumnya menyimpan lagu. Kaset berupa pita magnetik yang mampu merekam data dengan format suara. Kaset terdiri dari kumparan-kumparan kecil. Di dalamnya terdapat sepasang roda putaran untuk pita magnet. Pita ini akan berputar dan menggulung ketika kaset dimainkan. Ketika pita bergerak ke salah satu arah dan yang lainnya bergerak ke arah yang lain. Hal ini membuat kaset dapat dimainkan atau merekam di kedua sisinya yaitu side A dan side B.

5

Anak-anak zaman sekarang, mungkin banyak yang tidak tahu bagaimana bentuk kaset. Sudah sangat jarang terdengar komentar “Dibalik kasetnya, sudah habis lagunya, lagu-lagu di side B lebih bagus-bagus”. Zaman sekarang ribuan lagu bisa masuk dalam satu keping CD dan bisa dipilih sesuka hati mana yang akan dimainkan. Tidak ada lagi anak-anak yang merengek minta dibelikan kaset Enno Lerian, Joshua, atau Bondan Prakoso si Lumba-Lumba, atau lagunya Susan dan Ria Enes, karena semua sudah di convert ke mp3. Tidak ada lagi anak-anak yang bermain dengan pita kaset yang sudah rusak, sekedar di tali di depan halaman rumah, sebagai mainan karena warnanya yang mengkilap terkena cahaya matahari.

Bagaimana dengan MTV Ampuh? MTV Ampuh (Ajang Musik Pribumi Sepuluh) merupakan ajang tangga lagu yang sangat terkenal tahun 1998an. Saat itu ditayangkan di ANTEVE (Andalas Televisi, sebuah TV Swasta yang semula adalah TV lokal di Lampung namun akhirnya menjadi TV Nasional di tahun 1993). Lagu hits 1998 apa saja?

Pada tahun ini khasanah band Indonesia didominasi oleh lagu-lagu dengan aransemen sederhana dengan tempo sedang cenderung lambat. Ciri lainnya yaitu cukup dominannya instrumen keyboard, memengaruhi gaya musik menjadi minim distorsi dan cenderung melodik. Hal ini tampak pada band-band pencetak hits saat itu seperti Kahitna, Dewa 19 dengan album Pandawa Lima, maupun Slank.

Kahitna, band sepanjang masa kali ya.. Grup asal Bandung ini yang dimotori oleh Yovie Widianto mengeluarkan album Sampai Nanti. “Sampai nanti, tak berbatas inginku ..”. Di video klipnya ada Cut Tari, masih cantik lho… Ehm..ehm. Lagu yang juga nge-hits di album ini adalah Setahun Kemarin. “di ujung jalan itu, setahun kemarin ..”.

Krisdayanti, dengan lagunya Menghitung Hari menjadi hits, lagu romantis, enak didenger dan penuh penghayatan. Lagu ini rilis pas Piala Dunia 1998 sekitar Juni-Juli. Lagu ini diciptakan oleh Melly G, dia juga heran kok bisa keren gini ya. Mely pun bikin lagu Menghitung Hari 2, dinyanyikan oleh Anda 2 tahun kemudian. Di album ini juga kondang lagu “Ku Tak Sanggup” dimana videoklipnya si KD lagi hamil besar nih. Tahun 2008, adalah masa-masa emas KD. Dianugerahi anak pertama, juga sinetronnya laku keras, apa coba? Doaku Harapanku, sinetron ramadhan yang bareng Dicky Wahyudi itu..

“Inikah Cinta” salah satu yang fenomenal pada 1998. Meledak meski Krisdayanti tengah meroket bersama “Menghitung Hari”. Video klip “Inikah Cinta” menyabet penghargaan Koreografi Terbaik di ajang Video Musik Indonesia. Kala itu, ME menari bersama tiga cewek cantik. Salah satu dari tiga bidadari itu adalah Shanty. “Inikah Cinta” melesat juga mendarat di negeri jiran Malaysia. Siapa yang ga apal lirik lagu ini coba…. “Saat kujumpa dirinya, Di suatu suasana, Terasa getaran dalam dada ..”. Ga tau entah berapa minggu lagu ini nongkrong di MTV Ampuh, lama kok. ME, dengan anggota Deni Saba, Didan, Fery “Tralala-trilili”, Widi, dan Ivan; walau cuma kompak di album ini doank, tapi lagu dan namanya teringat oleh masyarakat se Indonesia. Ha..ha..

Paramitha Rusady, dengan album Ost Karmila. Di sini adalah kumpulan lagu-lagu sinetron Karmila. Judulnya ada Bias Asa, Cinta,  dan Karmila. Masih satu topik dengan mbak cantik satu ini, di tahun ini juga masih terdengar lagu Janjiku dan Penglihatan, kedua lagu ini beken di sinetron Janjiku.

Anggun, hebat lah penyanyi ini. Dengan Snow on the Sahara-nya yang dirilis tahun 1997, tapi sampai tahun 1999 juga masih populer. Di Perancis sono, lagu ini menduduki peringkat atas, dan menyebar ke 33 negara. Di Indonesia dan Malaysia, album ini dirilis dengan judul Anggun dengan tambahan lagu bahasa Indonesia “Kembali”. “Kuingin kembali tanpa resah hati, dari semua tanya..”.

PADI, band baru kala itu melejit dengan lagu Sobat. Lagu ini hanya single dalam album Indie 10. Kelompok ini memulai debut mereka di dunia musik Indonesia dan lagu Sobat eksis di radio-radio pada September 1998 (ga ada video klip-nya). Di tahun berikutnya baru ngeluarin album Lain Dunia, lagu yang terkenal Sudahlah, Begitu Indah, Bidadari, Mahadewi, dan Seperti Kekasihku. Gilee.. terkenal semua lagu-lagunya.

Kla Project juga tidak mau ketinggalan. Group pelantun lagu “Yogyakarta” ini mengeluarkan album Sintesa dengan hits Sudi Turun ke Bumi dan Saujana. Lagu Sudi Turun ke Bumi kurang begitu populer, karena jenis musiknya agak nge-rock gitu. Kalau lagu Saujana keren dan masih awet lah di memori, yang syutingnya di gereja tua di Jakarta. Lagu Saujana keren banget kalo diselami liriknya ternyata. Setahun berikutnya rilislah album Klasik dengan hitsnya Menjemput Impian. Bintang video klipnya si Teuku Firmansyah, suaminya penyanyi band Gallery (aliran ska), Cindy Fatika Sari. Mereka berdua sama-sama main sinetron 30 menit pukul 20.30 di Indosiar lupa judulnya, soundtraknya lagu Dewa “Dua Sejoli”.

Di tahun 1998 adalah zaman-zaman pecahnya Dewa 19, utamanya karena kasus narkoba. Ari Lasso, yang keren abis pas membawakan lagu Kirana dan Kamulah Satu-satunya (tahun 1997), harus non-aktif pada tahun 1998 ini. Ahmad Dhani, personal yang tersisa membentuk Ahmad Band yang berhasil  mempopulerkan lagu “Kucinta Kau dan nya”, “Bidadari di Kesunyian”. Satahun kemudian rilislah album terkenal “The Best of Dewa 19” yang juga meledak-ledak, dengan hits “Elang”.

GIGI, yang sudah malang melintang sejak tahun 1994, di tahun 1998 sukses dengan hits “Terbang” dan “Dimanakah Kau Berada” dalam Album Kisah Balik (album kelima Gigi).

Ada juga band yang dulu cukup terkenal namun sekarang sudah bubar yaitu Bragi dengan judul Semua Cinta yang salah satu anggotanya Aldi. Juga ada DOT (yang salah satu anggotanya Eza Yayang, dulu pernah duet dengan Ages Monica saat masih anak-anak) dengan lagu Jangan. Juga ada girlband Bening dengan single “Apa yang kau rasakan” yang juga menjadi sountrack sinetron Cinta di Persimpangan, Teuku Ryan dan Elma Theana. Wah jaman jadul banget nih. Bening, cantik-cantik sih apalagi Vonny Cornelia, terkenal dengan lagu pertamanya Ada Cinta, yang kini dinyanyikan ulang oleh SM*SH.

Band rock terkenal Jamrud dan Boomerang berkibar pada tahun ini. Jamrud dengan album ketiganya, Terima Kasih dan Boomerang, Neraka Jahanam. Cewek yang nge-rock siapa lagi kalau bukan Nicky Astria, sukses membawakan hits Suka. Juga ada Rif dengan personel Andi yang ceking, mempopulerkan lagu Si hebat (dalam album Salami).

Di akhir tahun 1998 meledaklah lagu fenomenal dari Base Jam. Base Jam dengan judul album “ti3a”. Satu lagu yang sangat populer dan menduduki posisi sampai 18 minggu di MTV Ampuh, Bukan Pujangga. Pada album tersebut juga ada track Radio dan (Cinta) … Hiasi Dunia. Lagu Bukan Pujangga sangat terkenal saat itu, gak percaya bisa tanyakan ke teman-teman kost pasti tahu lagu ini. Band yang saat itu beranggotakan Adon, Adnil, Aris, BS, Anya dan Sita. Unfortunatelly, band ini bubar setelah tahun 2003.

Setiap Kamis pukul 14.00, DJ Sarah Sechan dengan cerewetnya yang khas membawakan sepuluh lagu terbaik dan ter-hits saat itu. Saat itu, yang dirangking hanya 10 lagu, sesuai akronim aslinya. Dan, video-nya diputar secara penuh (dari awal sampai End, gak ada yang dipotong sama sekali). Saking monumentalnya VJ Sarah Sechan untuk acara ini, sampai-sampai Telkomsel membuat voucher isi ulang kayak gini.

Image

Apa hubungan kaset dan MTV Ampuh? Ternyata, MTV Ampuh membuat ranking lagu berdasarkan penjualan kaset dan banyaknya lagu yang diputar di berbagai radio di kota-kota besar Indonesia. Mungkin parameter dengan sistem ini tidak cocok lagi dipakai zaman sekarang, karena orang sudah malas membeli kaset. Produsen pun sudah enggan membuat kaset, siapa yang mau beli? Produsen lebih memilih dalam bentuk CD atau sebagai nada sambung pribadi bekerja sama dengan operator seluler.

Kaset, dulu memiliki gengsi yang cukup tinggi di zamannya. Seseorang pencinta band tertentu, pasti akan berburu kaset, mengoleksi tiap albumnya, menyimpan poster dan tentu sangat hapal lagu-lagunya. Dari urutan lagu tiap side, lirik lagu dan kadang me-rewind ke lagu sebelumnya jika itu lagu favoritnya. Harga kaset saat itu berkisar 4000- 7000 rupiah (harga yang masih cukup mahal saat itu). Masih ingat kan, bahwa kaset dikemas bersama cover kaset, berupa lembaran seperti majalah yang berisi nama album, lirik lagu, ucapan terima kasih, kata-kata mutiara, dsb dilipat secara efisien dan minimalis sebesar ukuran kotak kaset.

Lho, kok jadi beranak pinak nih bahasan postingnya, dari kaset, MTV Ampuh, dan Lagu hits 1998. Tapi ya gpp, ketiganya tetap berkaitan kok. Yang jelas kesimpulannya kaset sekarang sudah pamor turunnya, MTV Ampuh masih ada tapi formatnya sudah beda dan sudah gonta-ganti DJ.

Daftar Link:

Download Full Album Base Jam Ti3a (link)

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

2 thoughts on “Kaset dan MTV Ampuh

  1. maaf mas, gitaris Base Jam di album ti3a kalo ga salah masih Adnil kayaknya, baik di kaset maupun video clip “bukan pujangga”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s