Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Transduksi Signal Reseptor Progesteron (PR)

1 Comment


Penelitian Graham et al. (2008) menyebutkan bahwa dimerisasi PR, ikatan dengan matriks nucleus dan ikatan PR dengan DNA dibutuhkan untuk pergerakan PR ke dalam nukleus. Ketika diaktifkan oleh ligan, PR bergerak ke dalam nukleus dan mempengaruhi aktivitas transkripsi. Homodimer PR-A atau PR-B bergerak dengan kecepatan yang sama dengan heterodime PR-A dan PR-B.

Mekanisme molekuler yang diatur oleh progesteron melalui transkripsi gen target progesterone reseptor (PR) mengalami perkembangan tiap tahunnya. Mekanisme ligan-dependent melalui aktivasi reseptor setelah mengikat hormon pada LBD melibatkan langkah-langkah yang kompleks meliputi perubahan konformasional dan disosiasi multiprotein protein yang mengikat hormone seperti protein kaperon, heat shock protein (Hsp) atau imunofilin.

Protein kaperon yang berperan dalam regulasi PR adalah Hsp90. Hsp90 dinamakan berdasarkan 90 kDa. Hsp90 menginaktifkan PR dengan berbagai cara, antara lain: 1) membloking akses pada DBD, 2) mengikat HBD pada PR sehingga konformasi tidak terlipat. PR setelah mengikat hormon, DBD tidak terbuka dan mengalami dimerisasi (Passinen, 2005). PR kemudian yang dimerisasi antara sekuen A dan sekuen B kemudian bergerak menuju nukleus dan berikatan dengan progesterone respon element pada DNA (Lin and Malley, 2003). DNA yang terikat pada reseptor ini meningkatkan transkripsi gen target melalui koaktivator reseptor steroid dan mengawali terbentuknya kompleks inisiasi transkripsi,

Kompleks PR yang aktif dengan koaktivator diperantarai oleh helix ampifilik (LXXXL motif atau NR box) pada permukaan sebagian besar koaktivator. SRC adalah steroid receptor co-activator. Koaktivator tersebut antara lain: (SRC)/p160 family, CBP/P300, CIA, ASC-2/TRBP/AIB3/RAP250/PRIP/NCR dan PBP/DRIP205/TRAP220. SRC family mempunyai beberapa anggota yang mempunyai perbedaan struktur dan fungsi, yaitu SRC-1, SRC-2 (TIF-2/GRIP1) dan  SRC-3 (p/CIP/RAC3/ACTR/TRAM-1/AIB1). Meskipun semua koaktivator tersebut mengaktifkan gen yang berikatan dengan PR, tetapi tidak semua diekspresikan sama pada semua sel. Kelompok koaktivator yang berbeda berinteraksi dengan reseptor DBD. DBD dibutuhkan progesterone reseptor untuk berikatan pada sekuen DNA respon elemen yang spesifik untuk progesterone. Koaktivator yang mengikat DBD belum banyak diketahui fungsinya, antara lain small nuclear ring finger protein (SNURF), GT198, dan protein HMG (Lin and Malley, 2003).

Gambar 1. Transduksi signal hormon steroid secara umum. Ketika hormone steroid memasuki sel, hormone berikatan dengan reseptor. Molekul kaperon lepas dari reseptor setelah hormone terikat. Kompleks hormone-reseptor berikatan dengan DNA dan mempengaruhi transkripsi dan translasi protein

Gambar 2. Transduksi signal yang melibatkan progesteron reseptor. Ketika progesterone memasuki sel, kompleks reseptor. Molekul kaperon lepas dari reseptor setelah progesterone terikat. Kompleks progesteron-reseptor berikatan dengan DNA dan mempengaruhi transkripsi dan translasi protein. CBP (CREB binding protein) dan SRC-1 berindak sebagai ko-aktivator PR.

Isoform progesterone receptor (PR-A maupun PR-B) diatur oleh fosforilasi, oleh karena itu keduanya disebut fosfoprotein. Regulasi transduksi sinyal dapat mengubah pola fosforilasi seperti halnya reseptor steroid yang lain. Beberapa perubahan tersebut karena perubahan langsung pada fosforilasi protein dan juga protein lain. Protein kinase yang memfosforilasi mempunyai target yang spesifik dan fosforilasi ini berakibat pada aktivitas reseptor berubah.

Gambar 3. Diagram sistematis daerah yang terfosforilasi pada progesterone reseptor (PR-A dan PR-B). Semua daerah yang terfosforilasi berada di daerah NH2 terminal kecuali Ser676. Ser554 sangat dekat antara antara AF-1 dan DBD (Knotts et al., 2000).

Referensi

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

One thought on “Transduksi Signal Reseptor Progesteron (PR)

  1. waduh subhannallah sekali . dan itu hanya sebagian kecil dari salah satu proses ditubuh kita , izin Ctrl+D dlu yah mas😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s