Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Warbug Effect

Leave a comment


Hampir setiap sel menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Glukosa dimetabolisme dengan proses glikolisis dalam seri tahapan reaksi yang panjang, menghasilkan piruvat. Pada sel umumnya, piruvat masuk ke mitokondria, yang kemudian akan dioksidasi melalui Siklus Krebs untuk menghasilkan ATP.

nrc2715-f2

Namun, berbeda pada sel kanker atau sel sel yang aktif berploriferasi. Kebanyakan piruvat dari glikolosis pergi menjauh dari mitokondria dan diubah menjadi laktat dengan bantuan enzim lactate dehydrogenase (LDH). Biasanya, produksi laktat terjadi pada kondisi anaerob ketika kadar oksigen rendah. Namun sel kanker lebih memilih jalur glukosa menjadi laktat walau dalam kondisi oksigen berlimpah sekalipun. Proses ini dinamakan “aerobic gycolysis” atau Warburg Effect. Mengapa bisa demikian? Jawabnya karena produk-produk intermediet glikolisis akan dipakai untuk pembentukan makromolekul.

  • Sel-sel kanker sering menggunakan glutamin sebagai sumber bahan bakar sekunder. Glutamin memasuki mitokondria dan dapat digunakan untuk mengisi intermediet Siklus Krebs  atau dapat digunakan untuk menghasilkan piruvat berlebih melalui aksi enzim malat.
  • Sel dengan proliferasi tinggi sangat perlu lemak berlebih, nukleotida, dan asam amino untuk pembentukan biomassa baru. Kelebihan glukosa dialihkan melalui shunt pentosa fosfat (PPS) untuk membuat nukleotida. Asam lemak penting untuk produksi membran baru dan disintesis dari sitrat dalam sitosol melalui aksi-sitrat liase ATP (ACL) untuk menghasilkan asetil-KoA. Proses ini membutuhkan ekuivalen NADPH tereduksi, yang dapat dihasilkan melalui aksi enzim malat dan juga dari beberapa langkah dalam jalur PPS.

Several signaling pathways contribute to the Warburg Effect. Growth factor stimulation results in signaling through RTKs to activate PI3K/Akt and Ras. Akt promotes glucose transporter activity and stimulates glycolysis through activation of several glycolytic enzymes including hexokinase and phosphofructokinase (PFK). Akt phosphorylation of apoptotic proteins such as Bax makes cancer cells resistant to apoptosis and helps stabilize the outer mitochondrial membrane (OMM) by promoting attachment of mitochondrial hexokinase (mtHK) to the VDAC channel complex. RTK signaling to c-Myc results in transcriptional activation of numerous genes involved in glycolysis and lactate production. The p53 oncogene transactivates TP-53-induced Glycolysis and Apoptosis Regulator (TIGAR) and results in increased NADPH production by PPS.

Review

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s