Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Aih, Masih Pakai Kartunya Pengemis?

2 Comments


“Aih, Masih Pakai Kartunya Pengemis?” demikian celoteh teman kost setelah melihat iklan XL yang berjudul “XL Ampuh Murahnya 24 Jam Pembasmi Serangga versi Nelpon”. Digambarkan dalam iklan tersebut seorang petugas pembasmi serangga sedang berhenti di lampu merah. Ada pengemis dateng menghampri sambil bilang “Pak..minta pak…” dengan muka innocent dan suara datar. Petugas pasang muka cuek, menutup kaca mobil dan ngencengin volume musik lagunya Ungu “Tercipta Untukmu” versi remix lagi. ha..ha..(link lagu). Hape berdering dan setelah diangkat ternyata dari pengemis di sebelahnya. Iklan tersebut lucu dan kreatif memang, dan berhasil menghibur banyak orang. Namun dipikirkan gak ya tentang tanggapan temen kost saya di atas?

Btw, tentang kartu XL tahukah Anda bahwa semula kartu ini menyasar pasar dari kelas menengah atas? Begini ceritanya. PT Excelcomindo Pratama (Excelcom) mulai beroperasi di akhir tahun 1996 dan berposisi sebagai operator nasional ketiga GSM di Indonesia, setelah Kartu Halo/Simpati dan Satelindo. Pada tahun 1998 Excelcom meluncurkan kartu prabayar Pro-XL yang memberi alternatif bagi konsumen dengan memposisikan jasa layanan komunikasi untuk kelas atas dengan memberikan kualitas sinyal kuat, audio jernih serta harga premium. Jika Anda ingat iklan Pro-XL saat itu, digambarkan suasana di perkantoran dengan para eksekutif muda berkomunikasi dengan kartu Pro-XL. Ada juga versi iklan lain yang berkelas dan serba digital. Saat itu kartu perdana harganya Rp 500.000 (berikut pulsa) dan dikemas rapi dalam cd case.

Namun pada tahun 2004, masih ingatkah dengan iklan XL digambarkan di suatu kampung ada petani, tukang becak, ibu-ibu, bahkan sampai kerbau pun ikut berjoget dalam iklan XL tersebut. Exelcomindo melakukan strategi reposisi merek dengan meluncurkan merek yang berbeda-beda dengan fitur layanan yang berbeda pula untuk melayani beberapa target segmen konsumen. Kartu perdana merek Jempol dan Bebas ditujukan untuk segmen ekonomi menengah ke bawah serta remaja dan kaum muda dimana kartu Bebas menyediakan voucher isi ulang dengan harga terendah Rp 5000,- dengan masa aktif enam hari. Fitur-fitur yang ditawarkan misalnya bebas 100 sms per hari, atau menelpon dengan tarif hemat antar sesama kartu bebas, dsb.

Berkat gebrakan itulah, penjualan makin menanjak dan menjadi salah satu pemain penting dalam persaingan provider seluler di Indonesia dengan menduduki peringkat ketiga dibawah Telkomsel dan Indosat.

1 Ketua Pusat Studi Asia Pasifik Universitas Gadjah Mada, Persaingan Pada Industri Telepon Selular di Indonesia (http://persaingantelekomunikasi.wordpress.com), 2006

Semula nomor kartu adalah berawalan 0817, 0818 dan 0819. Namun sekarang karena jumlah pelanggan makin meningkat sehingga nomor kartu juga berawalan 0878. Sekarang, XL makin menggila dengan iklan terakhir di atas. Jadi, bagi Anda yang memiliki kartu XL akankah terpancing dengan judul di atas?

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

2 thoughts on “Aih, Masih Pakai Kartunya Pengemis?

  1. lagunya yg rmix laen jg ada di webku, malah lebih ask mix nya. cek http://www.kafetogel.net

  2. bener2 tetep aktif yaa mas.. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s