Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Tubulin dan Mikrotubul sebagai target obat antikanker

Leave a comment


Summary dari Hadfield et al., 2003.

Tentu Anda sudah populer dengan Taxol, vincristin, vinblastin, dsb. Obat-obat tersebut bekerja dengan target  mikrotubul. Namun, terdapat perbedaan cara kerja di antara keduanya. Taxol, juga golongan Taxane yang lain bekerja dengan mengganggu ekuilibrium dari tubulin-mikrotubul; sedangkan golongan vinca bekerja berkebalikan yaitu mendorong penstabilan ekuilibrium sehingga gak lepas2, so sama2 ujungnya adalah gangguan mikrotubul.

Paclitaxel (Taxol(R)) dilaporkan di akhir 1980an, suatu produk alam diisolasi dari tanaman Pacific Yew (Taxus brevifolia). Sekarang sudah ada semisintetiknya yaitu Docetaxel (Docetere / Taxotere), merupakan mmodifikasi dari paclitaxel beda pada posisi C4, beda orientasi OH-nya.

Agen yang berinteraksi dengan Tubulin

Kolkisin binding site

1. Kolkisin. Suatu bahan alam yang diisolasidari Colchicum autumnale (meadow saffron). Merupakan agen antimitotik golongan tua dan pertama, padahal dulunya digunakan sebagai antigout. Efek kolkisin secara in vitro mengakibatkan perubahan pada struktur skunder dari tubulin dengan afinitas yang tinggi. Pengikatan ini bersifat tergantung waktu dan irrevrsibel.

2. Combrestain A-4.

3. ZD6126.

4. Phenstatin.

5. E7010.

6. Chalcone

7. Indonacine

8. T138067

9. Indoliloxazolin

10. Oncocidin

Vinca alkaloid binding site

1. Vinca

2. Halichondrin

3. Pironetin

4. Spongistatin 1/Spiket P

5. Crytophycins

6. Dolastatin

7. Rhizoxin

Paclitaxel binding site

1. Taxane

2. Epothilone

3. Discodermolide

4. Sarcodictyns dan Eleutherobin

5. Laulimalide.

6. GS-164. Merupakan molekul sintetik dan strukturnya sederhana. Mengakibatkan efek seluler yang dihubungkan dengan agen mikrotubul-stablising, meskipun potensi yang  lebih rendah dari Paclitaxel.

7. FR182877. Merupakan agen mikrotubul-destablishing. Menginduksi G2/M arrest dan promote pembentukan mikrotubul.

Unknown site binders

1. Cobras

2. D-24851

Aktivitas biologis yang lain dari agen yang berinteraksi dengan tubulin:

1. Vascular damage

2. Inhibisi topoisomerase

Referensi

Hadfield JA, Ducki S, Hirst N, McGown AT., Tubulin and microtubules as targets for anticancer drugs. Prog Cell Cycle Res. 2003;5:309-25. [chap32_Hadfield]

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s