Moko Apt

Menebar Ilmu Pengetahuan

Krisis Air

1 Comment


Sarmoko

Krisis air yang dihadapi Indonesia merupakan dampak kelirunya perlakuan manusia terhadap sumber-sumber air, terutama di Daerah Aliran Sungai (DAS). Kerusakan DAS di Indonesia sangat luar biasa. Respons dari kerusakan DAS tersebut adalah semakin sensitifnya lingkungan terhadap komponen yang ada dalam sistem lingkungan yaitu ketika hujan mudah banjir, sebaliknya saat musim kemarau mudah terjadi kekeringan sehingga menimbulkan kerugian yang luar biasa.

Penulisan ini bertujuan untuk memaparkan sebab terjadinya krisis air yang melanda Indonesia. Juga diberikan tawaran penyelesaian masalah untuk keluar dari krisis air. Metodologi yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah studi pustaka. Metode ini dilakukan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber. Masalah yang dibahas didasarkan pada data serta telaah pustaka untuk menghasilkan alternatif pemecahan masalah atau gagasan/ide yang kreatif, inovatif, dan realistis untuk dapat diimplementasikan.

Indonesia dapat dikatakan mengalami kerusakan lahan yang cukup besar. Harus ada penyelamatan pada daerah tangkapan hujan atau pun DAS. Pemerintah harus memikirkan rencana tata ruang, misalnya dengan cara tidak membuka hutan di DAS. Program reboisasi dan penghijauan yang dilakukan selama ini harus diubah dari prinsip menanam terus tanpa perawatan menjadi program yang berwawasan pada kontinuitas. Dana reboisasi cukup dikucurkan sebagai dana pancingan bagi masyarakat sekitar hutan. Syaratnya, dana itu dijanjikan dan harus diberikan kepada masyarakat jika hutan tidak rusak. Penegakan hukum terhadap lingkungan hidup juga harus ditingkatkan, misal pembentukan polisi hutan reaksi cepat.

Untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan sumberdaya air, maka permasalahan pengelolaan DAS harus terlebih dahulu diselesaikan. Upaya pengelolaan DAS secara terpadu perlu dilakukan untuk menyelamatkan sumber daya air di masa datang. Ekosistem DAS harus dipahami sebagai kawasan cross boundary antarkabupaten/kota. Program pelestarian kawasan DAS harus melibatkan kerjasama antarkabupaten, sehingga muncul sinergitas dalam kaitannya dengan otonomi daerah.

Rekomendasi yang diberikan adalah masyarakat harus dilibatkan dalam hal penyelamatan terhadap sumberdaya air, seperti pembuatan sumur resapan yang dibuat di pekarangan rumah. Masyarakat harus diberi bimbingan untuk menghemat air, penggunaan air secara benar, gerakan pelestarian daerah tangkapan air, penyelamatan sumber air, dan penerapan prinsip-prinsip pengelolaan sumberdaya air terpadu dalam kehidupan sehari-hari (pengelolaan sampah dan penjernihan air). Masyarakat juga harus dibiasakan menggunakan air limbah yang telah didaur ulang untuk keperluan rumah tangga, misal untuk mencuci mobil, menyiram tanaman, air toilet dan keperluan rumah tangga lainnya. Sedangkan untuk air minum kualitas air yang disediakan memenuhi syarat baku mutu air minum dan kesehatan. Hal-hal tersebut sudah dilakukan oleh masyarakat Finlandia, sebuah potret negara yang telah berhasil dalam pengelolaan air.

Kata kunci: krisis air, DAS, penghijauan

 

 

Author: admin

menebar ilmu pengetahuan

One thought on “Krisis Air

  1. Penyelamatan Air sangat dipengaruhi keselamatan tangkapannya, daerah tangkapan secara umum di pulau jawa adalah lahan pemilikan sedangkan hutan negara tidak lebih dari 10 %. Maka bila mau keterpaduan untuk keselamtan aiar, kunci yang paling penting dilakukan adalah Petaninya/pemilik lahanya yang semestinya dikelola, agar mereka terpadu dalam satuan sungai untuk melakukan konservasi dengan tata sosial yang mereka bangun sendiri, disini posisi pemerintah memfasilitasi. Kasihan kalau terpadu toh yang aktif pemerintah, karena tdk mungkin intervensi dapat dilakukan kepada pemilik. Mari bersama menyelamatkan air disemua hulu DAS bergandengan dengan petani, caranya seberapa yang anda miliki bibit berikan kpd petani hulu tentu jenisnya tanaman produktif agar dikemudian hari tidak ditebang, niscaya tanaman anda dikenang dan masa depan air terjamin, hal ini yang saya lakukan 7 tahun ini. Praktisi Pengelolaan Kawasan Hulu DAS. Idi Bantara. idibantara@yahoo.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s