Menebar Ilmu Pengetahuan

Archive for the ‘PHARMACEUTICS’ Category

Cara Membuat Buffer Phosphat

Ketika lagi ngeleb, ada dosen dari Kedokteran Gigi Universitas nan jauh di sana, yang sedang kebingungan bagaimana membuat PBS, maksudnya berapa gram sodium phosphat yang harus ditimbang untuk membuat buffer dengan konsentrasi tertentum pH tertentu dan volume tertentu pula. Emang bagaimana? Berikut caranya.

Teknologi dan Formulasi Sediaan Steril

Sebelum mulai ada baiknya kita tahu apa itu sediaan steril dan istilah-istilahnya: Sediaan steril adalah sedian yang selain memenuhi persyaratan fisika-kimia juga persyaratan steril. Steril berarti bebas mikroba. Sterilisasi adalah proses untuk mendapatkan kondisi steril.

PEG-protein, bagaimanakah kemanannya?

Bagi yang pernh kena sakit Hepatitis C, dokter barangkali pernah mersepkan obat ini: Peg-Intron. Sebuah merk dari Schering-Plough, merupakan Peg-interferon alfa-2b diindikasikan untuk diberikan tunggal pada pengobatan pasien hepatitis C dengan compensated liver disease previously untreated with interferon alpha and who are at least 18 years of age. PEG diikatkan pada protein, peptida ditujukan untuk [...]

Pengaruh Penggunaan Alat Terhadap Stabilitas Emulsi

Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau cairan obat terdispersi dalam cairan pembawa distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Emulsi adalah suatu sistem heterogen yang tidak stabil secara termodinamika,

Nanoteknologi

Istilah “nanoteknologi” akhir-akhir ini begitu populer di masyarakat. Teknologi itu bahkan menjadi tren riset dunia, khususnya di negara-negara maju. Eropa dan Amerika merupakan pelopor dalam investasi riset di bidang teknologi tersebut, diikuti Australia, Kanada dan negara-negara Asia, seperti Jepang, Korea, Taiwan, RRC dan Singapura.

Why animal studies cannot suitably assess nanomedicines

Rekayasa nanopartikel semakin diselidiki sebagai cara untuk meningkatkan produk obat dengan mengatasi masalah dengan ketersediaan hayati, stabilitas dan toksisitas. Meskipun nanoteknologi telah banyak digunakan oleh industri, regulator hanya baru saja mulai mempertimbangkan apakah nanoteknologi dapat menimbulkan risiko signifikan bagi kesehatan manusia. Mereka juga menyadari bahwa ada paradigma pengujian menggunakan model hewan mungkin tidak memadai.

Solubilization of Poorly Soluble Drugs

by: Anil J Shinde (http://www.pharmainfo.net/) Artikel terkait: Factsheet_Formulation_Development_Poorly_Soluble_Compounds_Nov2006 Therapeutic effectiveness of a drug depends upon the bioavailability and ultimately upon the solubility of drug molecules. Solubility is one of the important parameter to achieve desired concentration of drug in systemic circulation for pharmacological response to be shown. Currently only 8% of new drug candidates have both [...]

Digoxin: Contoh Kasus Permasalah Dalam Biofarmasetika

Digoxin digunakan dalam pengobatan melemahnya otot jantung pada penderita hipertensi dan CHF (Congestive Heart Failure) yaitu volume darah yang dipompa oleh jantung kecil sehingga tidak mencukupi kebutuhan baik oksigen maupun nutrisi bagi tubuh).

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 60 other followers